BANTENRAYA.COM – Seorang lulusan baru jurusan Akuntansi, sudah beberapa bulan ini mencari pekerjaan namun belum menemukan yang sesuai, ia hanyalah satu dari sekian juta Generasi Z (Gen Z) yang menghadapi kenyataan pahit.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran Gen Z telah mencapai 16,16% pada tahun 2025, lantas mengapa Gen Z dengan potensi besar ini masih kesulitan menemukan tempat mereka di dunia kerja?
Dengan masalah tersebut hingga menyebabkan banyak lulusan baru dari tingkat SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi yang merasa pintu dunia kerja semakin sempit padahal potensi mereka besar.
BACA JUGA: UMP Banten 2026 Belum Jelas, Masih Harus Menunggu Rapat Dewan Pengupahan
Pengangguran Gen Z di indonesia bukan hanya soal kurangnya usaha individu untuk mencari pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan baru yang menghadapi hambatan karena struktur sosial dan peluang sosial ekonomi yang terbatas, seperti yang dijelaskan oleh Nasikun.
Menurutnya, posisi individu dalam masyarakat dan akses mereka terhadap pendidikan, pelatihan, serta berbagai jaringan sosial sangat menentukan kesempatan untuk berhasil secara ekonomi.
Selain itu, ditambah lagi dengan adanya perubahan sosial dan teknologi menciptakan kebutuhan kemampuan atau skilll baru yang terkadang belum diimbangi oleh sistem pendidikan atau kesempatan kerja.
BACA JUGA: Sebelumnya Tak Dapat Respons, Budi Rustandi Langsung Gercep Bagikan Paket Sembako untuk 153 Serdadu
Dengan adanya berbagai masalah tersebut, sehingga banyak Gen Z tetap merasa kesulitan memasuki dunia kerja walaupun memiliki potensi besar.
Apabila menggunakan teori Nasikun, jelas hal tersebut terlihat bahwa struktur sosial dan peluang ekonomi dapat mempengaruhi kemampuan Gen Z untuk mendapatkan pekerjaan.
Dari sini, kita dapat berpikir tentang sebuah pertanyaan mengenai strategi apa yang paling efektif membuka peluang bagi mereka?
Strategi untuk Membuka Peluang Bagi Gen Z
Berikut beberapa strategi untuk dapat membuka peluang dalam dunia kerja bagi Gen Z, antara lain;
1. Belajar Skill yang Dibutuhkan
Gen Z perlu menambah kemampuan atau skill yang sesuai dengan kebutuhan kerja pada zaman ini.
Menambah kemampuan dalam dunia kerja, seperti Digital, Desain, Manajemen Sekolah, Kursus Online, dan Pelatihan yang dapat membantu mereka siap bersaing dalam dunia kerja.
2. Manfaatkan Jaringan dan Magang
Memiliki relasi atau pengalaman kerja lewat magang kerja dapat membantu Gen Z lebih mudah masuk dalam dunia kerja.



















