BANTENRAYA.COM – Kongres PSSI Pandeglang resmi dibuka oleh Exco PSSI Banten Amirul Mukminin di Hotel Pandeglang Raya, Sabtu 29 Januari 2022.
Kongres PSSI Pandeglang kali ini diikuti oleh 21 voter atau pemilik suara dengan rincian 16 klub Divisi I PSSI Pandeglang dan sisanya dari Askab, Asprov Banten, asosiasi pelatih, dan lainnya.
Ketua Panitia Kongres PSSI Pandeglang, Rendi Sulistio menyatakan, Kongres harusnya dilaksanakan tahun 2021 namun karena pandemi maka Kongres PSSI Pandeglang diundur hingga awal tahun 2022.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Serang Melonjak, Berikun Ini Sebarannya
“Di Pandeglang ada 132 klub yang pernah ikut Liga Badak dan yang masuk 16 besar adalah pemilik suara di Kongres PSSI Pandeglang ditambah lembaga lain dan totalnya mencapai 21 voter,” kata Rendi.
Ketua ASKAB PSSI Pandeglang HM Olis Solihin mengatakan kepengurusannya mendapatkan SK dari Asprov PSSI Banten tahun 2017 lalu dan tahun 2021 sudah habis.
“Kepengurusan kami habisnya Desember 2021 namun baru awal Januari 2022 bisa melaksanakan Kongres PSSI Pandeglang. Mudah-mudahan Kongres PSSI Pandeglang ini jadi tonggak untuk mempertahankan eksistensi PSSI di Pandeglang,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang ini.
Baca Juga: Samsung M12, Smartphone Harga 1 Juta Terbaik Tahun 2022, Berikut Spesifikasinya
Olis mendoakan PSSI Pandeglang ke depan lebih berprestasi lagi dan bisa bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Banten.
“Sepakbola Pandeglang punya banyak potensi dan saya yakin kalau diurus dengan baik dan pembinaan baik maka akan berprestasi,” tegasnya.
Ketua Harian KONI Pandeglang Feri Hasanudin mengucapkan terimakasih kepada Kongres PSSI Pandeglang yang sudah bisa melaksanakan Muskab.
Baca Juga: Sophia Latjuba Foto Kece Bersama Luna Maya, Dua-duanya Pernah Dekat Dengan Ariel NOAH
“Terimakasih kepada kepengurusan lama PSSI Pandeglang atas dedikasinya pada sepak bola. Kami harap kepengurusan PSSI ke depan lebih baik lagi baik dalam sisi keaktifan kepengurusan dan keseriusan dalam pembinaan,” katanya.
Dikatakan Feri, pengurus juga harus punya hobi dan keiklasan serta berani dalam mengluarkan kebijakan dan anggaran.
”Siapapun yang jadi ketua dan pengurus perlu evaluasi apa yang menjadi program kerja. “Saya juga nitip juga kompetisi digalakkan lagi,” katanya.
“kepengurusan di PSSI Pandeglang harus dievaluasi. Tidak ada senior dan junior yang ada dedikasi terhadap sepak bola,” tambahnya.
Baca Juga: Lirik Lagu Satru 2 karya Denny Caknan, Makin Enak Didengar
Di akhir sambutanya, Feri menekakan agar peserta Kongres PSSI Pandeglang agar memberikan kepada pengurus tidak hanya formalitas saja agar muaranya PSSI bisa berbicara di tingkat nasional dan menjadi kebanggan daerah. ***



















