BANTEN RAYA.COM – Tim woodball Banten terus mengintensifkan latihan pada bulan Ramadhan ini untuk menjaga performa sebelum berlaga di PON Aceh dan Sumatera Utara. Diharapkan dengan latihan intensif ini kemampuan atlet tetap terjaga.
Dalam Pra PON Woodball Banten berhasil meraih tiga perak dan 2 perunggu usai mengikuti seleksi di lapangan Golf Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Medali perak woodball dari nomor double stroke putri atas nama Ika yulianingsih dan Falisha Galiana Noya, selanjutnya perak dari nomor tim fairway putra atas nama Ahris, Fakih, Kadik, Wisnu,Vino dan Ronal. Perak terakhir dari nomor double stroke putra dipersembahkan oleh Kadiq dan Fino.
Ketua Indonesia Woodball Association (IWbA) Suhendar Wijaya didampingi sekretaris IWbA Muhtadi jelang PON berlangsung pihaknya terus mengintensifkan latihan salah satunya tetap menggelar latihan selama bulan Ramadhan.
Baca Juga: Al Muktabar Serahkan Penindakan Kasus Breakwater Cituis ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten
“Latihan telah kami susun dalam satu minggu ada empat hari mereka berlatih yakni Senin, Rabu, Sabtu dan Minggu,” katanya.
Ia menambahkan untuk latihan yang digelar empat hari ini ada latihan fisik dan juga teknik. Untuk latihan fisik tentunya disesuaikan mulai sore hingga berbuka puasa. Ini dikarenakan ada atlet yang menjalankan ibadah puasa.
“Berdasarkan jadwal kami latihan sore mulai pukul 15.00 WIB. Latihan berakhir menjelang berbuka puasa. Setelah itu atlet kembali pulang ke rumahnya,” imbuh Muhtadi.
Terkait persaingan di PON nantinya, ia mengatakan lawan terberat merupakan Bali karena mereka rata-rata memborong medali emas saat Pra PON berlangsung.
Baca Juga: Telat Bayar THR Hingga H-7 Lebaran, Perusahaan Terancam Kena Denda
“Persaingan ketat. Banten berlaga sengit melawan Bali saat kualifikasi PON berlangsung. Rata-rata emas diraih Provinsi Bali,” kata dia. (***)


















