BANTENRAYA.COM – Lemparan maut Pratama Arhan yang kembali memakan korban berhasil mengundang perhatian dejak kagum dari banyak pihak.
Tak hanya pecinta sepak bola tanah air, analis sepak bola Amerika Serikat Ben Griffis turut memuji aksi Pratama Arhan tersebut.
Diketahui, Pratama Arhan masuk di awal babak kedua menggantikan Nathan Tjoe A On, ia masuk ketika skor masih sama kuat yakni 0-0.
Ketika Pratama Arhan masuk Timnas Indonesia lebih berani melakukan serangan hasilnya positif di menit ke-52 lemparan maut Arhan membuat kegaduhan di pertahanan Timnas Vietnam.
Bola liar kemudian dimanfaatkan Egy Maulana Vikri untuk membobol gawang Timnas Vietnam kawalan Filip Nguyen.
Menariknya Ben Griffis angkat bicara setelah menyaksikan laga Timnas Indonesia versus timnas Vietnam di match Day ketiga grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut.
Baca Juga: Tumben Tak Menyaut Panggilan, Pasutri Tua di Malingping Ditemukan Tewas Mengenaskan
Melalui unggahan akun X nya ia takjub melihat lemparan Pratama Arhan yang begitu jauh dan berhasil menjebol gawang Vietnam.
“Lemparan jauh ini merupakan sangat berbahaya bisa dibilang ini merupakan salah satu yang berbahaya di dunia,” tulis Ben Griffis.
Analis sepak bola asal Amerika Serikat bahkan juga menampilkan video lemparan Pratama Arhan yang kembali menjadi perbincangan dunia.
Baca Juga: 3 Daerah Termiskin di Banten Tahun 2023, Gak Disangka Kota Serang Malah Masuk Daftar
Tak bisa dipungkiri kerap kali lemparan Pratama Arhan berujung gol untuk Timnas Indonesia.
Di semifinal Sea Games 2023 dua kali lemparan Pratama Arhan membantu Timnas Indonesia U22. Hasilnya timnas Indonesia menang 3-2 atas Timnas Vietnam U2-2.
Bukan hanya itu bahkan kiper timnas Argentina Emiliano Martinez hampir kebobolan karena lemparan Pratama Arhan setelah sundulan Elkan Baggot di FIFA Match Day 2023 silam.
Baca Juga: Ada yang Mengabdi hingga 22 Tahun, 518 Honorer di Pandeglang Akhirnya Terima SK PPPK
Kala itu media Argentina bahkan menyebut Pratama Arhan sebagai El Loco alias sigila karena memiliki lemparan maut.***

















