BANTENRAYA.COM – Fakta menarik datang dari Timnas Indonesia yang berpeluang mencetak rekor baru saat bersua Vietnam pada lanjutan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebagaimana diketahui di ajang tersebut skuad Garuda dipastikan bakal tampil dengan kekuatan terbaik.
Pasalnya kemenangan jadi harga mati bagi skuad asuhan Shin Tae Yong demi menjaga asa lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Dampak Kawasan Stadion Badak Kuranten yang Gelap Gulita, Diduga Jadi Tempat Mesum Anak Muda
Saat ini ada tujuh pemain keturunan yang masuk skuad di Piala Asia 2023 dan dipastikan akan masuk ke dalam daftar sturting eleven.
Daftar ketujuh pemain itu adalah Jordi Ammat, Sandy Whals, Rafael Struick, Shyne Patinama, Marklock, Ivar Jenner, dan Justin Hubner.
Jumlah tersebut sudah menjadi rekor tersendiri buat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting, Pemkab Pandeglang Libatkan Tokoh Ulama
Sebelumnya pemain naturalisasi terbanyak yang memperkuat Timnas Indonesia di sebuah turnamen hanya berjumlah satu momen.
Itu terjadi di Piala AFF 2014 Timnas Indonesia yang tersingkir fase grup diperkuat oleh Victor Igbonevo, Rafael Maitimo, Christian Gonzalez, dan Sergio Van Dick.
Namun rekor pemain naturalisasi ini berpeluang besar pecah seiring proses naturalisasi pemain yang sudah rampung.
Baca Juga: Didominasi Wajah Baru, Ini Daftar Nama Caleg yang lolos jadi Anggota DPRD Pandeglang
Satu pemain yang bisa dipastikan akan dipanggil adalah Jay Idzes.
Selain Idzes calon pemain naturalisasi seperti Tom Haye Ragnar Oratmangoen dan Nathan Jo A On juga tetap punya peluang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.
Hal ini karena proses naturalisasi ketiga pemain itu bakal dikebut begitu masa reses DPR berakhir pada Senin kemarin.
Baca Juga: 36 Ribu Warga Cilegon Sampai Terara-ara, Suara Andiara Aprilia Hikmat Paling Melesat
Satu hal yang pasti para pemain keturunan tersebut sah saja untuk membela Timnas Indonesia.
Pasalnya pemain yang telah merumput di Eropa tersebut berhak membela negara kelahiran nenek moyangnya.
Hal itu menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda untuk meningkatkan kualitas hingga berujung pada prestasi yang membanggakan bagi pecinta sepak bola tanah air.***



















