BANTEN RAYA. COM – Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkannya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda.
Di Bulan Ramdhan umat muslim diperuntukkan untuk berpuasa.Bulan Puasa Ramadhan akan jatuh pada 23 Maret 2023.
Untuk itu setiap hal pastinya memiliki syarat-syarat tertentu jika ingin melakukan suatu hal begitupun dengan puasa ada hal yang perlu diketahui.
Diartikel kali ini akan dituliskan syarat wajib puasa yang dikutip dari kitab Safinatunan Najah.
Baca Juga: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakuan Saat Berpuasa, Bisa Membuat Puasa Batal
Pengarang kitab Safinatun Najah adalah seorang ulama yang sangat terkemuka yaitu Syekh Salim bin Abdullah bin Saad bin Sumair Al hadhrami.
Beliau adalah seorang ahli fiqh dan tasawwuf yang bermadzhab Syafi’i. Selain itu, beliau adalah seorang pendidik yang dikenal sangat ikhlas dan penyabar, seorang qodhi yang adil dan zuhud kepada dunia.
Bahkan beliau juga seorang politikus dan pengamat militer negara-negara Islam. Beliau dilahirkan di desa Dziasbuh, yaitu sebuah desa di daerah Hadramaut Yaman, yang dikenal sebagai pusat lahirnya para ulama besar dalam berbagai bidang ilmu keagamaan.
Baca Juga: Gelar Seminar Promil, RSKM Cilegon Kenalkan Program Inseminasi untuk Mendapatkan Keturunan
Berikut adalah syarat-syarat wajib berpuasa menurut pengarang kitab Safinatun Najah.
1. Islam
Tentunya karena puasa adalah ibadah bagi kaum muslim maka wajib beragama Islam.
2. Tertaklif
Artinya seseorang sudah baligh dan berakal. Ada pengecualian orang-orang yang tidak diwajibkan berpuasa yaitu anak kecil, orang gila, orang yang terserang penyakit epilepsi, dan mabuk. Karena mereka belum tertaklif.
3. Mampu melaksanakan puasa
Maka tidak wajib puasa bagi orang yang tidak mampu melaksanakan puasa, seperti orang yang sudah tua rentah atau orang sakit yang tidak mampu berpuasa.
Baca Juga: Maung Bandung Terkam Singo Edan, Perpendek Jarak Dengan Pimpinan Klasemen PSM
4. Sehat
Kesehatan adalah sesuatu hal yang penting maka bilama mana orang tersebut sakit tidak diwajibkan berpuasa. Namun, wajib mengkodo puasa bilama sudah sembuh.
5. Berdiam diri di rumah.
Artinya bagi orang yang sedang melakukan bepergian jauh tidak diwajibkan berpuasa alias oleh berbuka.
Demikianlah syarat wajib puasa yang berhasil ditulis. (***)



















