BANTENRAYA.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Banten Didik Farkhan Alisyah menegaskan akan bersinergi dengan media, selama dirinya bertugas di Provinsi Banten.
Hal itu diungkapkan Kajati Banten saat acara pisah sambut Kajati Banten di Aula Kejati, Selasa 7 Februari 2023 malam.
Kajati Banten Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan sebagai pejabat baru di Kejati Banten Ia akan bersinergi dan berkolaborasi dengan media, seperti yang pernah dilakukan pejabat sebelumnya.
Baca Juga: Anaknya Digilir 3 Remaja di Kota Serang, Ibu Korban Minta Kasusnya Dihentikan, Loh Kok?
“Apa yang dirintis Pak Leo (Mantan Kajati Banten-red) akan saya lanjutkan (bersinergi dengan media-red),” katanya dalam sambutannya.
Didik mengungkapkan media bukan sesuatu yang baru baginya.
Sebab sebelum bergabung dengan Kejaksaan, dirinya pernah menjadi wartawan di Jawa Post yang dipimpin oleh Dahlan Iskan.
“Sebelum menjadi jaksa, saya pernah menjadi wartawannya Dahlan Iskan. Saya pernah jadi wartawan di Jawa Pos dulu,” ungkapnya.
Bahkan, Didik menjelaskan pada saat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, dirinya pernah bergabung di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM).
“Saya pernah jadi wartawan di majalah kampus,” jelasnya.
Untuk itu, Didik menambahkan dirinya memiliki kemampuan yang sama seperti wartawan, terutama dalam penulisan straight news atau berita langsung.
Depth news report atau berita mendalam, dan feature atau jenis tulisan jurnalistik berisi perpaduan berita dan opini, dengan gaya bercerita.
“Saya bisa menulis berbagai macam berita, yang namanya feature saya bisa juga,” tambahnya.
Didik berharap, dengan jabatan barunya itu dirinya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Banten. Dirinya berkomitmen akan memberikan kontribusi bagi pembangunan Banten.
“Semoga mutasi saya yang ketujuh belas ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Banten,” harapnya.
Sementara itu, mantan Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan media berperan penting bagi Kejaksaan.
Baca Juga: Streamer IShowSpeed Berhasil Mengumpulkan 700 Ribu USD untuk Korban Gempa Turki dan Suriah
Sebab tanpa media, kinerja kejaksaan tidak akan pernah diketahui oleh masyarakat.
“Walaupun kita punya seribu kegiatan, jika tanpa media tidak akan ada yang tau dengan kegiatan di kejaksaan,” katanya.
Untuk itu, Leo mengapresiasi apa yang telah dilakukan media, terutama Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Banten yang selalu memberikan support ke Kejati Banten selama dirinya bertugas di Banten.
Baca Juga: Gaji Tukang Angkut Padi di Tirtayasa Kabupaten Serang Tidak Main-main, UMK Lewat!
“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan Forwaka (forum media kejaksaan-red), yang telah membantu Kejati Banten dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Tanpa rekan-rekan Forwaka, Kejati Banten akan sulit untuk viral,” katanya. ***


















