BANTENRAYA.COM – Saat ini masih memasuki bulan Rajab. Bulan Rajab akan berakhir pada 20 Februari 2023. Bulan Rajab ternyata bulan istimewa untuk berpasrah diri kepada Allah SWT.
Ustad Adi Hidayat berpendapat, bulan Rajab adalah bulan untuk meminta ampunan kepada Allah SWT. Lantaran bulan yang paling agung.
“Keistimewaan dan keutamaan Rajab yang pertama akan mempercepat anugerah Allah untuk mengampuni dosa-dosa yang telah berjalan selama kita hidup,” kata UAH, sapaan akrabnya.
Dikutip Bantenraya.com dari YouTube Karpar TV, Selasa 7 Februari 2023, UAH mengingatkan, umat muslim mengisi bulan Rajab dengan memperbanyak ibadah.
“Mari isi bulan Rajab dengan banyak membaca istighfar. Koreksi diri kita. Minta ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan,” pesannya.
Menurutnya, bulan Rajab adalah salah satu bulan untuk mempersiapkan diri saat memasuki bulan Ramadhan pada Maret 2023.
Baca Juga: Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga Papua, Nasib Pilot Belum Jelas
“Ketika sudah masuk ke bulan Ramadhan kita sudah dalam keadaan optimal dan mendapatkan kenikmatan untuk terus meningkatkan ibadah puasa,” katanya.
UAH mengajak, umat muslim untuk meningkatkan amal sholeh di bulan Rajab. Sebab, jika ada yang melakukan maksiat dosanya akan bertambah berkali lipat.
“Tingkatkan amal sholeh, karena jika ada yang melakukan maksiat, maka dosanya dua kali lipat,” terangnya.
Baca Juga: Kelompok KKB Menyandera Penumpang Pesawat Susi Air hingga Membakar
Untuk meningkatkan amal yang baik, UAH mengingatkan, umat muslim untuk melaksanakan puasa Rajab. “Kalau amal sholeh ingin meningkat, ya puasa-puasa, dan melaksanakan shalat sunah,” ujarnya.
UAH mengatakan, barang siapa yang memperbanyak membaca shalawat akan mendapatkan kebaikan berlipat ganda.
“Siapa yang membaca shalawat Allah SWT akan mengirimkan 10 kebaikan, ditutupi 10 dosa hilaf dan kesalahan, dinaikan darajatnya,” katanya. ***


















