BANTENRAYA.COM – Muhammadiyah turut mengerahkan bantuan untuk mendukung kesuksesan perayaan 1 Abad Nahdlatul Ulama yang dipusatkan di Sidoarjo, Jawa Timur.
Salah satu yang dilakukan Muhammadiyah untuk mendukung perayaan 1 Abad Nahdlatul Ulama adalah dengan mengerahkan tim medis dari 29 rumah sakit milik Muhammadiyah yang ada di Jawa Timur.
Instruksi pengiriman distribusi bantuan untuk perayaan 1 abad NU tertuang dalam surat yang dikeluarkan Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Surat tersebut ditandatangani oleh Mundakir sebagai ketua dan Tomy Ocky Prasiska sebagai Sekretaris.
Dalam surat tersebut tercantum bahwa dalam rangka ikut berpartisipasi pada acara puncak hari lahir 1 abad NU, Majelis Pembina Kesehatan Umum PW Muhammadiyah Jawa Timur menugaskan direktur RS Muhammadiyah/Aisyiyah se Jawa Timur untuk mengirimkan sejumlah item.
Pertama adalah tim medis yang terdiri dari dua orang perawat, kemudian obat-obatan emergency, dan ketiga adalah ambulans.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan G-Spot Wanita? Begini Kata dr. Boyke
Total ada 29 rumah sakit yang ditugaskan untuk mensupport kegiatan 1 Abad NU tersebut.
Rumah sakit-rumah sakit tersebut antara lain RI Aisyiyah Malang, RSIA Muhammadiyah Malang, RSU UMM, RS Muhammadiyah Lumajang.
Seperti diketahui, NU di tahun 2023 ini berusia 1 abad.
Nahdlatul Ulama atau NU berusia 1 abad pada 16 Rajab 1444 pekan depan.
Baca Juga: Tampil Ciamik….. Leo dan Daniel Juara Thailand Masters. Selamatkan Nama Indonesia
Kelahiran Nahdlatul Ulama bisa ditandai di dua tanggal berbeda di kalender masehi.
Pertama kelahiran Nahdlatul Ulama diperingati pada 31 Januari karena saat didirikan, tanggal masehinya adalah 31 Januari.
Kedua tanggal 7 Februari karena tanggal 7 Februari bertepatan dengan 16 Rajab 1444 di tahun 2023.
Jadi 1 Abad Nahdlatul Ulama jatuh di dua tanggal tersebut di tahun 2023.
Nahdlatul Ulama sendiri memiliki kiprah yang sangat besar bagi negara Indonesia, tak terkecuali di masa perang kemerdekaan.
Nahdlatul Ulama didirikan oleh Hadratussyaikh Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari yang merupakan seorang ulama besar bergelar pahlawan nasional.
Salah satu peristiwa paling monumental saat itu adalah ketika KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa resolusi jihad Nahdlatul Ulama dalam melawan penjajah.
Resolusi jihad Nahdlatul Ulama yang dikeluarkan pada tanggal 22 Oktober 1945 menjadi inspirasi dan semangat bagi segenap masyarakat untuk mengusir penjajah.
Resolusi jihad Nahdlatul Ulama antara lain berisi bahwa memerangi penjajah adalah jihad bagi umat Islam. ***

















