BANTENRAYA.COM – Tunjangan Penambahan Pengahasilan atau TPP ASN Kota Cilegon direncanakan cair pada pertengahan Februari 2023.
Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset atau BPKPAD Kota Cilegon sampai saat ini masih menunggu hasil verifikasi dan validasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan terkait pencairan TPP.
Dimana pada Januari 2023 lalu, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Cilegon sudah mengajukan kelas jabatan bagi TPP ASN.
Baca Juga: Ucok Baba Banting Stir Jualan Lato-lato, Sandiaga Uno Ikut Nimbrung Beri Semangat: Gaspol Aja……
Kondisi belum cairnya TPP ASN Kota Cilegon juga membuat sejumlah pejabat gelisah.
Mereka merasa resah karena pemenuhan sejumlah kebutuhan dan juga kredit harus tetap dibayarkan.
Tak jarang, itu membuat ASN terpaksa menghutang di Koperasi Pemkot dan juga pinjaman online (pinjol).
Kepala BPKPAD Kota Cilegon Dana Sujaksani menyatakan, jika TPP tersebut akan cair pada Februari.
Namun, demikian pihaknya masih menunggu hasil verifikasi dan validasi kelas jabatan dari Kemendagri dan Kemenkeu.
“Insyaa Allah Februari. Karena TPP berdasarkan kelas jabatan, makanya harus diverifikasi dan validasi oleh Kemendagri dan kemenkeu lagi,” ujarnya.
Dana menyatakan, tidak bisa memastikan kapan hasil verifikasi dan validasi tersebut, ia hanya berharap bisa secepatnya pada pekan depan sudah ada.
“Sudah dong diajukan ke Kemendagri dan Kemenkeu Januari lalu. Ya masih nunggu, mudah-mudahan bisa secepatnya,” ujarnya.
Sementara itu, soal berapa anggaran yang akan digelontorkan untuk TPP Januari dan Februari, dirinya belum memberikan jawaban. Sebab, hal itu harus terlebih dahulu dilihat datanya.
Baca Juga: KABAR BAIK! Ada Libur Tambahan di Februari 2023, Begini Penjelasan dari Pemerintah
“Harus lihat data dulu,” ujarnya.
Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, jika TPP yang harusnya turun sebelum tanggal 10 Januari sampai sekarang belum ditransfer.
Jika pada Februari nanti belim juga cair, maka pasti ASN bersiap untuk kembali mencari hutangan untuk memenuhi kebutuhan membayar hutang serta biaya keseharian.
“Kalau gaji nggak usah ditanya, itu sudah dipotong habis sama pinjaman dari BJB (Bank Jabar Banten),” ucapnya.
Baca Juga: JD ID Tutup Layanan Hingga PHK Massal per 31 Maret 2023, Perusahaanya Bangkrut?
“Paling andalan untuk menutupi pinjaman lainnya mengandalkan TPP. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” imbuhnya.
Pria ini menyampaikan, jika ada sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali meminjam ke Koperasi Karya Praja Mandiri milik ASN Pemkot Cilegon.
“Harus hutang koperasi senilai TPP saya. Biasanya diberikan sama koperasi memang tidak bisa lebih. Jadi nantinya langsung potong dari bendahara,” pungkasnya. ***



















