BANTENRAYA.COM – Pada tahun 2013 Anies Baswedan pernah berkunjung ke rumah pak Sarip salah satu warga suku Adat Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.
Pada Selasa 23 Januari 2023 Anies Baswedan kembali berkunjung ke desa Adat Baduy untuk meninjau serta meminta restu masyarakat Baduy.
Selama 10 tahun Anies Baswedan melihat perkembangan kampung Baduy yang semakin meningkat dibandingkan pada tahun 2013. Akan tetapi, pengunjung Baduy lebih ramai dibandingkan 2023.
Baca Juga: Nalar Pandeglang Apresiasi Kinerja KPU Pandeglang Dalam Pembentukan Badan Ad Hoc
Salah satu perkembangan di Baduy yang terlihat adalah banyaknya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang penjualannya asli berasal dari Baduy.
Anies Baswedan mengatakan, dalam kunjungannya pada hari ini bertujuan untuk bernostalgia lantaran selama 10 tahun lamanya beliau tidak mengunjungi Kampung Baduy.
“Cara melestarikan alam di Baduy merupakan salah satu hal yang patut dicontoh oleh masyarakat Indonesia, karena bahan kimia di Baduy sangat dilarang digunakan,” katanya kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: 2 Bulan Sembunyi di Hutan, Buronan Curanmor Ditangkap Plus Diberi Hadiah Timah Panas
Ia menjelaskan, selain kedatangannya untuk bernostalgia Anies juga ingin mendengarkan keinginan warga Baduy bila dirinya terpilih menjadi presiden 2024.
“Sebagai calon pemimpin, saya tidak boleh melupakan suku pedalaman, meskipun mereka memiliki adat sendiri, saya harus bisa memenuhi kebutuhan mereka,” jelasnya.
Anies menuturkan, tradisi adat suku Baduy harus dihormati oleh setiap warga Indonesia terkhusus masyarakat Lebak.
Baca Juga: Didatangi Anies Baswedan, Petani di Lebak Langsung Curhat: Kalau Ada Calon Pasti Cuma Janji Doang
Menurutnya, atas pertumbuhan warga Baduy yang semakin padat penduduk sudah seharusnya pemerintah membantu warga Baduy dalam mengelola daerahnya.
“Mereka masih termasuk warga negara Indonesia, jadi sudah sepatutnya kami mulai memikirkan akan bagaimana suka Baduy ke depan,” katanya.
‘”Cara mereka bercocok tanam, merawat diri sendiri, dan lain sebagainya adalah hal yang patut ditiru oleh masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Baca Juga: 11 Link Twibbon Harlah 1 Abad NU Tahun 2023, Desain Terbaru dan Terpopuler Cocok Diunggah di Medsos
Kedatangan Anies Baswedan tidak dapat bertemu langsung dengan Kepala Desa Kanekes, Saija lantaran sedang menghadiri upacara adat di suku Baduy dalam.
Namun, Kunjungan ke Baduy disambut oleh Sekertaris Kepala Desa Kanekes, Agus menginginkan, Anies Baswedan serta relawan untuk memperjuangkan pengakuan agama di suku Baduy lantaran di Kartu Tanda Penduduk (KTP) masih strip.
” Saya harap bapak Anies serta relawan Nasdem mau membantu kami agar memiliki legalitas pengakuan oleh negara atas agama yang kami yakini, sehingga kolom agama di KTP kami tidak strip,” singkatnya. *** (Sahrul)



















