BANTENRAYA.COM – Para pedagang Pasar Baros mulai menempati pasar sementara di Desa Sukamanah yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Serang. Namun para pedagang harus mengeluarkan biaya tambahan hingga Rp2,5 juta untuk menata kios-kios mereka agar layak untuk di tempati.
Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baros Yaya Bambang mengatakan, semua pedagang dari pasar lama sudah pindah ke pasar sementara dan sudah mulai berjualan. “Per hari ini (kemarin-red) pedagang sudah berjualan semua. Alhamdulillah sudah nyaman dan pembeli sudah pada datang ke sini,” ujar Yaya saat ditemui di lokasi, Minggu 15 Januari 2023.
Ia mengungkapkan, sebelum pasar ditempati para pedagang selama satu minggu ke belakang menata kiosnya masing-masing agar bisa ditempati. “Ini kios kita tata dulu, kita plur lantainya, terus dikasih roling, kita beli triplek dan kayu karena harus di sekat. Untuk biaya penataan paling sedikit Rp2,5 juta, ada yang habis di atas itu,” katanya.
Baca Juga: TInggal Klik! Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Arsenal, Pekan ke-20 Liga Inggris
Pria yang berjulan pakain itu menuturkan, pembeli di Pasar Baros selain dari Kecamatan Baros sendiri ada yang berasal Cadasari, Palima, dan dari Kecamatan Petir. “Jadi yang tadinya jauh menjadi dekat dan tadinya dekat jadi agak jauh. Cuman kita belum tahu nanti kalau hujan, banjir apa tidak lokasi ini,” paparnya.
Sedangkan untuk kemanan sendiri, Yaya mengatakan, sudah ada petugas yang berjaga selama 24 jam sehingga tidak semua barang dagangan dibawa pulang oleh pemiliknya. “Ada keamanan yang dari pasar yang lama berjaga di sini, jadi kita tidak khawatir,” tuturnya.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat memastikan, transaksi jual beli di pasar sementara sudah berjalan normal. “Saya tanya beberapa pedagang dan mereka bilang pembeli sudah berdatangan karena pembeli sudah tahu mau pindah,” katanya.
Baca Juga: 56.000 Ton Kedelai Impor Tiba di Cilegon, Mendag Jamin Harga Tahu dan Tempe Terkendali
Adapun untuk pembongkaran pasar yang lama sendiri, Dadang mengatakan, sebagian pedagang sudah membongkar kios-keios mereka. “Ada beberapa material yang dimanfaatkan oleh pedagang. Insya Allah hari Selasa 17 Januari 2023 kita akan bongkar semua dan kita ratakan menggunakan alat berat,” ungkapnya.***



















