BANTENRAYA.COM – Cuaca buruk menerjang Perairan Banten beberapa pekan terakhir.
Kondisi di Perairan Banten itu berakibat pada berkurangnya pasokan ikan laut di Kota Cilegon, terutama di Pasar Baru Kranggot, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang.
Langka pasokan ikan laut itu karena para nelayan tidak berlayar saat cuaca di Perairan Banten buruk.
Baca Juga: Hasil Piala AFF 2022: Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Kamboja, Banyak Peluang Terbuang Sia-sia
Saat ini agar tidak merugi saat berjualan, para pedagang di Pasar Baru Kranggot memperbanyak ikan jenis air tawar.
Nemun, kendali langka, beberapa pedagang yang masih memiliki jenis ikan tersebut tetap menjualnya dengan harga yang relarif stabil.
Salah satu pedagang Pasar baru Kranggot Yanto menjelaskan, menipisnya pasokan ikan laut tersebut kerap terjadi di musim akhir tahun. Sebab, biasanya akhir tahun cuaca di laut buruk.
Baca Juga: Sssttt…. Harta Kekayaan Pejabat di Kota Cilegon Bertambah Miliaran dalam Setahun, Berikut Daftarnya
“Banyak nelayan tidak berani melaut. Biasa ini musim cuaca buruk dan angin kencang di laut,” ucapnya, Jumat 23 Desember 2022.
Pada akhirnya, lanjut Yanto, pihaknya tetap berjualan dengan memperbanyak ikan budidaya petani, misalnya bawal dan bandeng.
“Sudah seminggu (pekan) ada tapi sedikit, jadi ikan bandeng dan ikan tawar yang dijual dan diperbanyak,” ungkapnya.
Baca Juga: 4 Film Bioskop Terbaru yang Wajib Kamu Tonton di Momen Libur Natal dan Tahun Baru
Minimnya ikan laut tersebut, papar Yanto membuat pelanggan komplain. Namun, karena sedikit maka ikan yang ada yang dijual.
“Terpasa meski tidak seleria ikan laut. Tapi untuk tetap menyambung hidup maka menjual ikan tawar di pasar,” pungkasnya. ***


















