BANTENRAYA.COM – Pusat Telaah dan Informasi Regional atau PATTIRO Banten mendukung penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi tahun 2023-2024 yang dilakukan Pemprov Banten.
PATTIRO Banten bahkan menawarkan konsep Sekolah Aman dan Desa Pangan Lokal guna mendukung RAD Pangan dan Gizi di Banten.
Deputi Direktur PATTIRO Banten Amin Rohani mengatakan, pihaknya telah membentuk Desa Pangan Lokal, Sekolah Aman hingga tersusunnya Perkades Ketahanan Pangan Desa.
Baca Juga: Menengok Kondisi Kantor Bupati Cianjur Pasca Gempa, Mobil Logistik Hilir Mudik Tanpa Henti
Hal itu dulakukan untuk mengintervensi isu Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) dan Program Emergency, Respons and Recovery.
Amin mengatakan, dalam melaksanakan program tersebut dilakukan dengan peningkatan kapasitas terkait pemahaman, identifikasi potensi pangan lokal yang aman dan mudah dijangkau.
“Selain itu, telah membentuk Perkades (Peraturan Kepala Desa) Ketahanan Pangan Lokal di mana forum perempuan desa yang menjadi penggerak dalam aturan tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Hasil Piala AFF 2022: Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Kamboja, Banyak Peluang Terbuang Sia-sia
Amin mengatakan, untuk percepatan rencana aksi daerah pangan dan gizi dalam penyelenggaran ketahanan pangan, diperlukan pemetaan potensi masing-masing.
Baik perguruan tinggi, CSR, ataupun CSO sehingga berkesinambungan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi di Banten.
Ia menilai, RAD Pangan dan Gizi di Banten menjadi penting sebagai salah satu instrumen advokasi serta koordinasi pemerintah daerah dengan sektor atau pemangku kepentingan secara multisektoral.
Baca Juga: Begini Syarat Mudik Nataru 2022, Salah Satunya Wajib Vaksin Booster
Hal itu diperlukan untuk mencapai tujuan RPJMD, RPJMN, dan tujuan kedua SDGs, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi, dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan.
Diketahui, untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi di Provinsi Banten, Pemprov Banten menggelar Diskusi Multisektoral membahas penyusunan RAD Pangan dan Gizi tahun 2023-2024, pada Rabu, 21 Desember 2022 lalu.
Diskusi dihadiri Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Organsiasi Masyarakat Sipil (OMS), Akademisi, beberapa perusahaan pangan, Bappeda Provinsi Banten, UNTIRTA, UIN Banten.
Baca Juga: 4 Film Bioskop Terbaru yang Wajib Kamu Tonton di Momen Libur Natal dan Tahun Baru
Kemudian Universitas Faletehan, Poltekkes ‘Aisyiyah, Fopkia, USAID Madani, PATTIRO Banten dan Perwakilan Perusahan Pangan seperti PT Gizindo Sejahtera Jaya, PT Charoend Pokphan, PT Japfa Comfeed Indonesia dan PT Adilmart.
Tujuan diskusi tersebut adalah mengintegrasikan dan menyelaraskan perencanaan pembangunan pangan dan gizi melalui kordinasi multisektoral.
Meningkatkan pemahaman, peran dan komitmen pemangku kepentingan pangan dan gizi untuk mencapai kedaulatan pangan serta ketahanan pangan dan gizi. ***



















