BANTENRAYA.COM – Presiden RI Joko Widodo minta anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) agar dapat melahirkan terobosan dan menerapkan e-government dalam menjalankan tugasnya dalam melayani masyarakat.
Tujuannya untuk mebingkatkan kecepatan dan kredibilitas layanan untuk seluruh masyarakat Indonesia, baik ASN maupun Non ASN.
“KORPRI dan ASN harus mampu melahirkan inovasi-inovasi sebagai solusi atas permasalahan yang terjadi di masyarakat sehingga masyarakat merasa terlayani, terlindungi, terayomi dan keberadaan KORPRI dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Jokowi secara daring dalam Upacara Peringatan HUT ke-51 KORPRI di Istora Senayan.
Baca Juga: Sandy Walsh Resmi Pindah, Kemana ni?
Anggota Korpri mesti belajar dari kondisi pandemi Covid-19 yang mana seluruhnya harus mampu bekerja dengan pendekatan baru lebih efektif dan efisien melalui pemanfaatan teknologi modern.
“Dengan memanfaatkan secara maksimal perkembangan ilmu dan teknologi sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja sama melayani masyarakat dengan cepat,” terang Joko Widodo.
Sebagaimana tugas pokok dan fungsinya, Korpri bersama seluruh jajaran ASN harus menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Korpri harus dapat mengubah pola pikir bahwa ASN bukanlah orang yang harus dilayani tetapi justru yang melayani seluruh lapisan masyarakat,” jelas Joko Widodo.
Baca Juga: LENGKAP! Daftar Hari Besar Bulan Desember 2022, dari Nasional hingga Internasional
Dalam kesempatan tersebut juga, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang saat itu bertindak sebagai inspektur upacara memberi perhatian besar dalam peringatan HUT Korpri ke-51 itu.
“Ini momen yang penting untuk kita berkontemplasi, merenung, dan sekaligus mengevaluasi. Tidak banyak organisasi yang survive selama setengah abad seperti Korpri,” tegas Tito Karnavian
Selain itu, hadir pula Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif Fakrulloh yang pada saat itu memaparkan empat program utama KORPRI yang telah ditetapkan.
“Saya minta agar Korpri tetap solid sebagai organisasi di dalam kedinasan sehingga aspirasi ASN dapat ditampung, diformulasikan, dan disalurkan secara proporsional dan profesional,” tukas Arif Fakhrulloh (mg-finka) *



















