BANTENRAYA.COM – PLN UID Banten memberikan bantuan pengolahan sampah organik melalui pengembangan budidaya lalat dan maggot Black Soldier Fly (BSF).
Program dari PLN itu bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli lingkungan dengan mengolah sampah rumah tangga.
Kemudian juga PLN berharap dapat menciptakan peluang usaha masyarakat berbasis pengolahan sampah rumah tangga.
Baca Juga: Sutradara Preman Pensiun 7 Berikan Sindiran Nyelekit, Gegara Dapat Kartu Kuning dari ‘Wasit’?
Bantuan ini diberikan kepada Kelompok Ijo Muda Sejahtera yang merupakan kelompok swadaya masyarakat di wilayah Cisoka, Kabupaten Tangerang.
Masyarakat di sana menjadikan maggot sebagai sarana untuk mengelola sampah organik dengan pola biokonversi.
Deni Sebring mewakili Kelompok Ijo Muda Sejahtera mengaku kelompoknya tengah dibina oleh PLN UID Banten.
Baca Juga: Ibu Bawa Bayi di Rutan Pandeglang Dipulangkan, Kini Statusnya Jadi Tahanan Rumah
Pembinaan yang diberikan PLN berupa pengolahan sampah organik, yang selain dapat diolah melalui pengomposan dapat juga dilakukan dengan budidaya BSF atau lalat tentara hitam.
Larva lalat tentara hitam inilah yang disebut dengan maggot mampu mendegradasi sampah organik.
“Maggot sangat aktif dalam memakan sampah organik, sehingga ini sangat efektif untuk mengurangi volume sampah, selain itu dengan budidaya maggot dapat menambah peluang usaha yang menguntungkan,” ujar Deni.
Baca Juga: Kuat di Jabar, Golkar Diyakini Tetap Usung Airlangga Jadi Capres Ketimbang Ridwan Kamil
Deni juga mengaku setelah adanya program bantuan dari PLN, Kelompok Ijo Muda Sejahtera mengalami peningkatan pendapatan sampai dengan 10 kali lipat.
“Tujuan dari kelompok kami adalah menciptakan usaha yang berwawasan lingkungan, sehingga dari penjualan maggot sendiri kini kami dalam seminggu dapat mengirim 200 kg dan 150 kg maggot dengan harga jual per kg nya 6 ribu (Rupiah). Ya sekarang pendapatan bisa sampai 8 juta,” ucap Deni.
Ditambahkannya, sebelum adanya program masih ada kendala kekurangan biopond dan pengolahan pengambilan sampah masih kurang kondusif.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Cheer Up Episode 12 Sub Indo di Dramacute dan Bilibili? Lengkap dengan Spoiler
“Semenjak adanya bantuan dari PLN, masyarakat pun tertarik untuk berpartisipasi dalam mengolah sampah,” jelasnya.
Bantuan yang diterima oleh Kelompok Ijo Muda Sejahtera dari PLN meliputi pengadaan 4 unit biopond untuk maggot BSF, 2 unit mesin pencacah sampah.
Lalu 1 unit kendaraan pengangkut sampah, 4 unit tong sampah, dan pelatihan olah sampah organik dan manajemen usaha budidaya maggot.
Baca Juga: Deretan Pemain Revenge of Others Lengkap dengan Akun Instagram: Ada Aktor Tampan Park Solomon
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Banten, Rahmat Mulyana, mengungkapkan bahwa PLN turut berkomitmen dalam upaya mengurangi timbunan sampah yang ada di masyarakat.
Tidak hanya itu tujuannya adalah juga untuk dapat bermanfaat dan bisa dijadikan usaha yang menambah penghasilan.
“Kami sungguh tergugah dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman dari Kelompok Ijo Muda Sejahtera,” ucapnya.
“Yang mau terjun langsung untuk mengkampanyekan kepada masyarakat untuk peduli pada lingkungan sekitar dan juga dapat memanfaatkan menjadi sebuah peluang usaha,” pungkas Rahmat.
Baca Juga: 20 Quotes Menyambut Bulan Desember, Asupan Semangat Hadapi Akhir Tahun 2022
Adapun pelatihan manajemen usaha maggot telah dilakukan pada akhir bulan Juli lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Banten. ***

















