BANTENRAYA.COM – FIFA sangat tegas dengan aturan yang diterapkan pemerintah Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
Salah satu aturan yang membuat tim eropa meradang adalah dilarangnya adanya lambang LGBT selama Piala Dunia 2022 berlangsung.
Aturan Piala Dunia 2022 ini menuai pro dan kontra dari beberapa Timnas Eropa termasuk Timnas Wales yang mengecam aturan FIFA tersebut.
Baca Juga: Lapar Bos? Pesan Makan Siang Pecel Ayam Mama Lika Saja, Cukup Lewat Ponsel dan Nikmati Kelezatannya
Kritikan keras dilontarkan pelatih Wales atas aturan FIFA untuk tidak menggunakan ban lengan pelangi di Piala Dunia 2022.
“Kami tidak senang, tentu saja tidak. Keputusan itu sudah dibuat sangat terlambat sekarang menjelang pertandingan sehingga itu berada diluar kendali kami, tidak ada uyang bisa kami lakukan” Kata pelatih Wales Robert Page.
Larangan penggunaan ban kapten di Piala Dunia 2022 disampaikan langsung oleh Federasi sepak bola Dunia yaitu FIFA.
Baca Juga: Pakaikan Hijab Kepada Turis, Qatar Gunakan Dakwah saat Piala Dunia 2022
Sehingga dengan adanya aturan tersebut, Tim-tim Eropa membatalkan niat untuk memakai ban kapten pelangi Piala dunia 2022.
“Selaku Federasi, kami tidak bisa membiarkan pemain kami pada posisi mereka terancam sanksi termasuk kartu kuning,” Kata perwakilan Federasi Sepak bola Eropa dikutip Marca.
Ban lengan pelangi awalnya ditujukan untuk anti diskriminasi, pemakaian lambang ini lebih kedukungan terhadap LGBT.
Baca Juga: Ngefans Berat ke Lionel Messi, Rafathar Foto Bareng Sang Idola dari Jarak Jauh
“Anda tidak ingin kapten memulai pertandingan dengan kartu kuning,” Bunyi pernyataan tersebut dikutip dari marca.
Pernyataan tersebut muncul beberapa jam sebelum kapten Harry Kane, kapten belanda Virgil van dijk dan kapten Wales Garrett Bale.
Mereka berniat untuk menggunakan ban kapten pelangi di Piala Dunia 2022 Qatar, hingga akhirnya batal dengan ancaman sanksi dari FIFA.
Baca Juga: LENGKAP! Ini Harga Tiket Piala Dunia Qatar 2022 dari Babak Penyisihan Grup hingga FInal
Batalnya penggunaan ban kapten pelangi yang dilakukan timnas Inggris, Belanda dan Wales, itu terlihat saat tim mereka bertanding kemaren.
Awalnya yang ingin pakai ban kapten pelangi bukan hanya kapten Harry Kane, Virgil Van dijk dan Gareth Bale,tapi kapten belgia, jerman dan Denmark juga ingin memakainya.
“Prioritas nomer satu kami di Piala Dunia adalah memenangkan pertandingan,” Kata perwakilan Federasi Sepak bola belanda.***



















