BANTENRAYA.COM – Korban yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat bertambah, Senin (22/11/2022). Gempa bermagnitudo 5,6 itu membuat ratusan warga meninggal dunia, luka-luka, hingga ribuan rumah warga rusak berat.
“Per jam 21.00. Dari call center BPBD Cianjur, korban bertambah. Dimana yang meninggal dunia 162 jiwa, 326 luka berat dan ringan. 2,345 rumah rusak berat. 13,400 pengungsi,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dikutip Bantenraya.com, Selasa 22 November 2022.
Dikatakan Ridwan Kamil, gempa bumi yang menerjang Cianjur terjadi 88 kali getaran gempa susulan di skala 1,5 sampai dengan 4,8 skala richter.
Baca Juga: Ki Joko Bodo Telah Meninggal Dunia, Ki Prana Lewu Jadi Saksi Mendiang Semasa Hidup Lakukan Hal Ini
“Listrik baru 20 persen menyala. Butuh 3 hari untuk kembali normal. Sinyal seluler juga banyak terkendala. Semua perangkat negara sudah bergerak,” ungkapnya.
Dijelaskannya, pemerintah akan membangun rumah sakit darurat. Membersihkan longsor yang menutup jalan, mempersiapkan tanda-tanda pengungsian dan dapur-dapur umum.
“Alat-alat berat sudah disiapkan untuk besok mengevakuasi desa-desa yang masih tertimbun longsoran. Posko kebencanaan berlokasi di Pendopo Bupati Cianjur. Semua kebutuhan informasi dan bantuan silahkan dikoordinasikan di sana. Mohon doanya,” jelasnya.
Baca Juga: Mau Saldo DANA Rp100 Ribu Gratis? Cukup Isi Survey Ini di HP Langsung Cair
Menurutnya, tim BPBD sudah menuju ke lokasi bencana gempa bumi untuk membantu koordinasi dan bantuan logistik bagi para korban. “TNI dan Polri sudah bahu-membahu di lapangan menormalisasi situasi,” ucapnya.
Dikatakannya, warga Cianjur membutuhkan uluran tangan para relawan kesehatan dan kebencanaan. Ia juga mengimbau, warga untuk waspada.
“Silahkan segera mengoordinasikan diri. Dan waspadai gempa susulan yang biasanya selalu beriringan dalam hitungan hari. Mohon doanya dari kita semua untuk masyarakat Cianjur yang terdampak,” katanya. ***




















