BANTENRAYA.COM – YouTuber Ferdian Paleka laporkan oknum pemain Preman Pensiun ke polisi.
Ferdian Paleka membuat laporkan buntut dari intimidasi dan kekerasan fisik yang diterimanya saat melakukan mediasi bersama oknum pemain Preman Pensiun, belum lama ini.
Ferdian Paleka merasa tak terima dirinya diperlakukan demikian oleh oknum pemain Preman Pensiun karena merasa dipermalukan.
Seperti diketahui, melalui channel YouTubernya di Paleka TV yang diunggah 20 November 2022, Ferdian Paleka mengungkap kronologi dirinya hingga mendapat tindak kekerasan.
Hal itu berawal dari video pemain Preman Pensiun yang meminta agar para content creator tak banyak tingkah dan bisa memberikan contoh yang baik buat warganet.
Tak selang berapa lama, Ferdian Paleka bersama teman-temannya membuat vlog saat berada di salah satu tempat wisata di Garut.
Baca Juga: Harga Tiket Piala Dunia 2022 Qatar, Mulai Rp160 Ribu Hingga Rp24 Juta
Di sana mereka membahas mengenai artis Kota Bandung yang ‘sok ngartis’.
Meski tak menyebut nama namun Ferdian Paleka menduga ada pihak-pihak yang merasa jika mereka menyenggol video dari para pemain Preman Pensiun di atas.
Lantaran hal itu, Ferdian Paleka mengaku bersama teman-temannya diminta untuk datang ke suatu tempat dan saat mereka datang ternyata ruang pertemuan tiba-tiba dipenuhi para pemain Preman Pensiun.
Tak hanya itu, ada juga kelompok yang dibawa dari organisasi tertentu dan di situlah terjadi intimidasi hingga terjadi pemukulan, penamparan hingga Paleka yang mengaku diludahi.
Baca Juga: Adik Dinar Candy Diduga Hilang Saat Gempa Darat Cianjur: Tolong Temukan Adikku
Lantaran hal tersebut Ferdian Paleka mengaku sakit hati dan tak terima hingga akhirnya Ia melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
“Ternyata ini belum selesai sampai di sini, kita masih banyak yang nggak terima. Kita dipermalukan,” ujar Ferdian Paleka dalam vlognya.
“Kita sudah ngelaporin hal ini nanti biar pihak berwajib yang ngurusnya,” katanya.
Baca Juga: Kumpulan Ide Hadiah Buat Hari Guru Nasional 2022, Kirim dan Tunjukkan Cinta Kalian kepada Para Guru
Ia juga menegaskan mengapa dari pihak oknum pemain Preman Pensiun tidak ada yang mengunggah video saat mediasi terjadi.
“Kenapa dari pihak Preman Pensiun nggak ada yang mengupload waktu mediasi, karena kita diintimidasi, coba upload,” katanya.
“Waktu itu kita dipaksa bikin klarifikasi, enggak bisa ngomong waktu itu. Untung kita telpon polisi,” tuturnya.
Baca Juga: Sektor Otomotif Dongkrak Perekonomian, Era Elektrifikasi Masa Depan Sistem Transportasi Makin Nyata
Paleka menegaskan, jika apa yang diungkapkannya bukan sekadar mengada-ada karena pihaknya memiliki sejumlah bukti video yang belum dibuka ke publik.
“Soalnya ada video kita yang bakal kesebar, masih banyak video kita yang belum tersebar. Paleka yang diludahin, ada yang ditunjuk-tunjuk, dianj*ng-*nj*ng,” ucapnya.
“Kita nunggu video itu keluar saja,” pungkasnya. ***

















