BANTENRAYA.COM – Indonesia tengah berduka terutama di dunia persepakbolaan tanah air lantaran adanya tragedi di Kanjuruhan yang memakan korban jiwa lebih dari 100 orang meninggal dunia.
Banyaknya korban dalam tragedi di stadion Kanjuruhan tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo sampai turun tangan dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota.
Dalam keterangan Kapolri Listyo Sigit saat jumpa pers, setelah mendapatkan data korban yang meninggal dari Dinas Kesehatan Kota, jumlah yang meninggal dunia bukan 129 tapi 125 orang.
Baca Juga: Partai Nasdem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Netizen Pengen Cepat-cepat Tahun 2024
“Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125, tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampikan ke seluruh masyarakat,” kata Listyo Sigit saat jumpa pers di Malang, Jawa Timur.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Menko PMK Muhajir Effendy.
Baca Juga: 25 Link Twibbon Dirgahayu TNI ke-77 2022, Cocok Dibagikan ke Medos
Jadi jumlah korban keseluruhan tragedi di stadion Kanjuruhan di Malang sebanyak 448 orang.
Itu merupakan data akumulasi dengan rincian 323 korban luka-luka termasuk 125 orang yang meninggal.
“Hasil akhir dari korban yang sudah diverifikasi semua pihak termasuk Polri dan penyelenggara ada 448 korban,” kata Muhadjir usai melakukan rapat koordinasi di Pendopo Panji, Kepanjen, Malang.
Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar Favoritmu Akan Menentukan Tipe dan Karakteristik Sifat Kamu
Dengan adanya data tersebut, muhajir berharap tidak ada lagi simpang siur tentang data jumlah korban Kanjuruhan.
“Dengan penjelasan ini saya harap tidak ada lagi spekulasi,” kata dia.
Atas kejadian tersebut, semua pihak saling melempar kesalahan dan melempar tanggung jawab.
Baca Juga: Gratis! Link Download Logo dan Banner HUT TNI Ke-77 Tahun 2022, Format JPG Full HD
Tapi ada saksi mata yang ada ditempat kejadian menuturkan siapa yang salah atas kejadian yang memakan korban 448 termasuk 125 orang meninggal dunia.
Dikutip Bantenraya.com dari akun Tiktok @STORY PUTRA, Saksi mata tersebut mengatakan melalui Voice note, awal mula penyebab terjadinya kerusuhan hingga memakan korban jiwa.
Bisa dilihat dari link berikut ini:
https://vt.tiktok.com/ZSRXKanyb/
Baca Juga: Film Sri Asih Mundur Penayangan jadi 17 November 2022, ini Alasannya
Sampai sekarang belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.***



















