Selasa, 17 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Diperkirakan 153 Suporter Meninggal di Kanjuruhan, Tragedi Mengerikan Kedua Dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

Uri Mashuri Oleh: Uri Mashuri
2 Oktober 2022 | 13:45
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Laporan terbaru dari Komunitas Peduli Malang kembali mencatat tambahan jumlah orang yang meninggal dunia menjadi 153 orang.

Jumlah tersebut menjadikan sebuah tragedi mengerikan dalam dunia sepak bola dunia.
Bahkan dalam catatan peristiwa suporter meninggal di Stadion Kanjuruhan menjadi yang terbesar kedua di dunia sepak bola.

Dimana ada sebanyak 153 orang dilaporkan sementara meninggal dunia akibat sesak nafas, terinjak dan berhimpitan.

Catatan mengerikan lainnya pernah terjadi di Pada 24 Mei 1964, tim nasional Peru dan Argentina berlaga di babak kualifikasi kedua untuk turnamen Olimpiade Tokyo.

Baca Juga: Melihat Aturan FIFA Soal Penggunaan Gas Air Mata yang Diduga Jadi Pemicu Tragedi Kanjuruhan

Pertandingan, yang diselenggarakan oleh Peru di Estadio Nacional (Stadion Nasional) di Lima, menarik penonton berkapasitas maksimum 53.000 dan sebanyak 328 orang tewas karena sesak napas.

Dikutip BantenRaya.Com dari berbagai sumber pada Minggu 2 Oktober 2022, berdasarkan laporan terbaru Komunitas Peduli Malang jumlah korban menjadi 153 orang.

Dimana kebanyakan mengalami sesak nafas dan terinjak akibat kerusuhan yang bermula dari dalam stadion karena ulah pendukung yang mengejar para official tim dan pemain Arema.

Hal Tersebut dipastikan juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam instagram miliknya @mohmahfudmd yang menyampaikan, adanya tragedy pendukung meninggal bukan karena bentrok antar suporter melainkan sesak nafas dan terinjak.

Baca Juga: Lima Tragedi di Stadion yang Menyebabkan Ratusan Nyawa Melayang, Tragedi Kanjuruhan Masuk Mengerikan

“Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dengan Arema. Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton,” jelasnya.

“Oleh sebab itu, para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter,” ujar Mahfud.

Berikut tragedi yang pernah terjadi dalam dunia sepakbola yang menewaskan ratusan pendukung atau suporter.

Dimana kejadian sangat identik karena mengakibatkan sesak nafas akibat antisipasi bentrok oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Presiden Arema FC Juragan 99 Janjikan Hal Ini kepada Korban Tragedi Kanjuruhan  

1. The Estadio Nacional Disaster

Pada 24 Mei 1964 Tokyo menjadi salah satu kota yang mencatatkan tragedi mengerikan dalam dunia sepak bola.

Saat itu, tim nasional Peru dan Argentina berlaga di babak kualifikasi kedua untuk turnamen Olimpiade Tokyo. Pertandingan, yang diselenggarakan oleh Peru di Estadio Nacional (Stadion Nasional) di Lima, menarik penonton berkapasitas maksimum 53.000.

Pertandingan berlangsung sengit oleh kedua tim, dan dengan dua menit waktu normal tersisa, Argentina memimpin 1-0.
Kemudian, secara ajaib, Peru mencetak gol penyama tapi dianulir oleh wasit, Angel Eduardo Pazos.

Dalam rentang sepuluh detik, ribuan penggemar Peru berubah dari kegembiraan menjadi kemarahan.

Baca Juga: Laga Persib vs Persija Ditunda Buntut Tragedi Kanjuruhan, Bagaimana dengan Tiket yang Sudah Dibeli?

Bencana dimulai ketika salah satu penonton berlari ke lapangan dan memukul wasit; ketika penggemar kedua bergabung, dia diserang secara brutal oleh polisi dengan tongkat dan anjing.

Saat serangan terjadi, puluhan penggemar menyerbu lapangan, dan kerumunan mulai melemparkan benda ke polisi dan pejabat di bawah.

Kerusuhan terjadi, dan polisi meluncurkan tabung gas air mata ke kerumunan, yang mendorong puluhan ribu penggemar untuk mencoba melarikan diri dari stadion melalui tangga.

Ketika penggemar mencapai bagian bawah lorong-lorong ini, mereka menemukan bahwa gerbang baja yang mengarah ke jalan terkunci rapat.

Baca Juga: Gegara Kasus KDRT pada Lesti Kejora, Inul Daratista Langsung Unfollow Rizky Billar

Ketika mereka berusaha untuk lari kembali, polisi melemparkan lebih banyak gas air mata ke dalam terowongan.

Sebagai akibatnya, 328 orang tewas karena sesak napas, meskipun kemungkinan jumlah korban tewas lebih tinggi.

2. Tragedi Kanjuruhan

Hal sama hampir terjadi saat Arema melawan Persebaya, dimana para suporter awalnya meluapkan kemarahan kepada tim kesayangannya Arema.

Menurut salah satu sumber, hal itu terjadi saat supporter mencemooh para pemain Arema yang kalah melawan Persebaya dengan skor 3 – 2.

Saat hendak kembali ke ruang ganti para pemain akhirnya mendapatkan cemoohan dan berubah menjadi kemarahan.

Baca Juga: Imbas 127 Melayang di Derby Jawa Timur, PSSI Hukum Arema FC Larang Gelar Laga Kandang

BACAJUGA:

Pemain Persija Jakarta Mauro Zijlstra berebut bola saat duel lawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pekan lalu. (Instagram @persija)

Persija Jakarta Vs PSM Makassar, Ujian Konsistensi Macan Kemayoran di Kandang

17 Februari 2026 | 15:27
Hodak berjanji Persib Bandung tampilkan yang terbaik di GBLA. hadapi Ratchaburi. (persib.co.id)

Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Persib Bandung Bermodal Kekalahan Telak

17 Februari 2026 | 15:10
Negara Austria memberikan beasiswa untuk jenjang S3 melalui program Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. (Freepik.com/ Wirestock)

Dosen Kemendiktisaintek Berpeluang Raih Beasiswa S3 IASP 2026 di Austria, Tunjangan Puluhan Juta

17 Februari 2026 | 13:54
Ilustrasi. Pemeirntah siap melaksanakan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026 pada malam ini, Selasa 17 Februari 2026. (Pexels/Markus Spiske)

6 Link Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 2026 Kemenag, Tinggal Klik Langsung Tersambung

17 Februari 2026 | 13:00

Para pendukung tersebut mengejar para pemain dan tim official untuk meluapkan kemarahannya.

Atas reaksi tersebut polisi bertindak dan menghalau para pendukung dengan gas air mata. Hal itu akhirnya membuat kepanikan terjadi seisi stadion.

Hal itu pada akhirnya menjadi tragedi yang mengakibatkan ratusan bahkan laporan terbaru sebanyak 153 orang meninggal.

3. Accra Sports Stadium Disaster

40.000 penggemar bergegas keluar dari stadion, sehingga koridor penuh sesak; pada saat masa telah dibersihkan, 127 terbaring tewas karena sesak napas.

Baca Juga: Jadwal MPL ID Season 10 Week 8 Day 3 Hari Ini, Pertarungan Terakhir Reguler Season

Itu terjadi pada 9 Mei 2001, hampir identic saat dua tim paling menonjol di Ghana — Accra Hearts dan Asante Kotoko — berkumpul untuk pertandingan di Stadion Olahraga Accra.

Seperti halnya Bencana Nasional Estadio, polisi merespons dengan meluncurkan gas air mata dan menembakkan peluru plastik ke kerumunan.

4. Hillsborough Disaster

Tragedi ini terjadi di Inggris 15 April 1989, akan dikenang oleh para penggemar sepak bola Inggris sebagai pertandingan paling mematikan dalam sejarah Eropa.

Pertandingan semifinal antara Liverpool dan Nottingham Forest, sangat dinanti.
Sesuai kebiasaan, tempat netral dipilih di Stadion Hillsborough, di Sheffield, Inggris. Penggemar lawan dipisahkan, dengan penggemar Liverpool ditempatkan di tribun “Leppings Lane”.

Baca Juga: Kondisi Terkini Lesti Kejora Setelah jadi Korban KDRT, Rizky Billar Masih di Hati?

Jumlah penggemar Liverpool yang tinggi sehubungan dengan terbatasnya akses masuk ke Leppings Lane menyebabkan kepadatan yang parah di luar venue.

Untuk meredakan kerumunan, David Duckenfield — Kepala Inspektur, dan petugas polisi yang bertugas mengawasi pertandingan membuka gerbang keluar yang menuju ke dua kandang yang sudah penuh sesak. ***

 

Editor: Administrator
Tags: Indonesia Berduka
Previous Post

Bahaya Gas Air Mata yang Diduga Jadi Penyebab Tragedi Kanjuruhan: Dari Hipoksia hingga Timbul Sensasi Terbakar

Next Post

Penonton di Stadion Kanjuruhan Over Kapasitas, Mahfud MD: Korban Meninggal Terinjak-injak

Related Posts

Pemain Persija Jakarta Mauro Zijlstra berebut bola saat duel lawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pekan lalu. (Instagram @persija)
Nasional

Persija Jakarta Vs PSM Makassar, Ujian Konsistensi Macan Kemayoran di Kandang

17 Februari 2026 | 15:27
Hodak berjanji Persib Bandung tampilkan yang terbaik di GBLA. hadapi Ratchaburi. (persib.co.id)
Nasional

Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Persib Bandung Bermodal Kekalahan Telak

17 Februari 2026 | 15:10
Negara Austria memberikan beasiswa untuk jenjang S3 melalui program Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. (Freepik.com/ Wirestock)
Nasional

Dosen Kemendiktisaintek Berpeluang Raih Beasiswa S3 IASP 2026 di Austria, Tunjangan Puluhan Juta

17 Februari 2026 | 13:54
Ilustrasi. Pemeirntah siap melaksanakan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026 pada malam ini, Selasa 17 Februari 2026. (Pexels/Markus Spiske)
Nasional

6 Link Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 2026 Kemenag, Tinggal Klik Langsung Tersambung

17 Februari 2026 | 13:00
1 Ramadhan 1447 H Muhammadiyah
Nasional

1 Ramadhan 2026 Hari Rabu atau Kamis? Pemerintah Beri Jawaban Tegas

17 Februari 2026 | 10:00
Contoh bingkai foto tema Ramadan 2026 yang bisa diunduh melalui link Twibbon di bawah ini. (Twibbonize/anwar siroj)
Nasional

15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

17 Februari 2026 | 09:21
Load More

Popular

  • Pensiunan Krakatau Steel saat menemui Anggota Dewan pada Kamis, 12 Februari 2026. (dok Pensiunan Krakatau Steel)

    Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Royal Baroe Banyak Diincar Investor Luar Kota Serang, Pemkot Siapkan UPT Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kumpulan Link Twibbon Terbaru Tahun Baru Imlek 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Gelontoran Dana Bergulir Sampai Rp3 Juta, Tekankan Pinjaman Jangan Digunakan Buat Kebutuhan Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Tempat Bukber di Hotel Kota Serang, All You Can Eat Rp100 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berharap Ada Kepastian, Honorer Non-database di Pemkab Lebak Tetap Bekerja Meski Tak Digaji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 15 Link Twibbon Ramadan 2026, Dijamin Keren dan Kekinian Buat Ibadahmu Makin Semangat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi : Sekda Banten Deden Apriandhi saat bersalaman dengan para ASN di lingkungan Pemprov Banten. (dok. Raffi/Banten Raya)

Sekda Banten Klaim Produktivitas ASN Tak Boleh Kendur Selama Ramadan

17 Februari 2026 | 16:51

Usai Kalah di Thailand, Castel Percaya Persib Bandung Bisa Bangkit Bersama Bobotoh

17 Februari 2026 | 16:50
Pelatihan peningkatan SDM KSPN Nikomas Gemilang. (Dok. KSPN Nikomas Gemilang)

KSPN Nikomas Gemilang Tingkatkan SDM Pengurus dan Anggota

17 Februari 2026 | 16:19
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang Azwar Anas membagikan bantuan beras dan uang tunai kepada warga di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Selasa 17 Februari 2026. (Andika/Bantenraya.com)

Jelang Ramadan, Partai Demokrat Kabupaten Serang Bagi-bagi Uang Tunai

17 Februari 2026 | 16:15

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda