Presiden Arema FC Juragan 99 Janjikan Hal Ini kepada Korban Tragedi Kanjuruhan  

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:47 WIB
Presiden Arema FC Juragan 99. Instagram @juragan99 (Instagram @juragan_99)
Presiden Arema FC Juragan 99. Instagram @juragan99 (Instagram @juragan_99)

BANTENRAYA.COM – Presiden Arema FC GilanG Widya Pramana atau yang biasa disebut Juragan 99 akhirnya angkat bicara terkait dengan Tragedi Kanjuruhan.
 
Di mana, usai laga Liga 1 pekan ke 11 antara Arema FC dan Persebaya terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.
 
Sekitar 180 nyawa dikabarkan melayang akibat tragedy tersebut.

Baca Juga: Pasca Tragedi Arema vs Persibaya, Borussia Dortmund Batal ke Indonesia?
 
Meninggalnya supporter Arema yakni Aremania dalam kerusuhan tersebut diduga akibat tembakan gas air mata yang mengakibatkan banyaknya supporter yang sesak nafas.
 
Tragedi kerusuhan dalam sepakbola tersebut merupakan tragedy sepakbola terbesar di Indonesia.

Jumlah Korban Bertambah Jadi 153 Orang Tewas, Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Jumlah Korban Bertambah Jadi 153 Orang Tewas, Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Tangkapan layar video/Instagram)

 
Ratusan nyawa yang melayang juga beberapa diantaranya anak-anak dan Wanita.

Baca Juga: Laga Persib vs Persija Ditunda Buntut Tragedi Kanjuruhan, Bagaimana dengan Tiket yang Sudah Dibeli?
 
Atas kejadian tersebut, Presiden Arema FC Juragan 99 menyampaikan ucapan duka cita melalui Instagram pribadinya @juragan99 pada Minggu, 2 Oktober 2022 siang.
 
“Sebagai Presiden Arema FC, saya meminta maaf yang tulus kepada seluruh warga malang raya yang terdampak atas kejadian ini, saya sangat prihatin dan mengutuk keras kerusuhan di stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan seratus lebih korban jiwa,” tulis Gilang.
 
“Saya turut merasakan duka yang mendalam dan berbelasungkawa untuk para Aremania dan Aremanita yang menjadi korban dalam musibah Kanjuruhan tadi malam, semoga kepada keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Juragan 99.
 
“Saat ini manajemen Arema FC terus berkoordinasi dengan pusta layanan Kesehatan untuk mengurus para korban,” tulisnya lagi.
 
“Kami meminta agar diberikan pelayanan yg maksimal dalam penanganan korban luka2, dan meminta pusat2 layanan Kesehatan utk menyampaikan pembiayaan nya kepada manajemen Arema FC. Kami kiga mendukung penuh pengusutan dan investigasi yang dilakukan pihak kepolisian, dan memohon pihak2 untuk menahan diri sampai benar2 ketemu titik terang permasalahannya,” ungka[ Juragan 99.
 
“Tidak ada sepakbola seharga nyawa. Tidak ada!,” tutup bos Arema FC ini.
 
Juragan 99 juga memasang foto warna hitam dengan pita putih di profil instagramnya.***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X