BANTENRAYA.COM – Pemerintah telah mengakatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan menarik tabung gas berukuran 3 Kg dan memberdayakan program kompor listrik.
Dari kabar tersebutlah banyak sekali pendapat tentang kebijakan Pemerintah, bahkan ada yang mengatakan bahwa program Pemerintah sering memberatkan masyarakat termasuk wancana soal kompor listrik.
Sehingga kontroversi bermunculan dari berbagai kalangan dan menyimpulkan bahwa Pemerintah sebentar lagi akan mengiming – iming bansos lagi untuk menarik tabung gas 3 Kg dalam waktu dekat.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) bersama dengan Kementerian ESDM memberikan pernyataan bahwa pihaknya menunda program penarikan tabung gas LPG 3kg ke kompor listrik.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan, bahwa pemerintah memantau dan menghargai masukan dari masyarakat termasuk juga memonitor pemberitaan di media.
Adapun setelah melihat langsung kondisi di lapangan terkait konversi kompor LPG 3 kg jadi kompor listrik induksi pemerintah memutuskan untuk menunda pelaksanaan tersebut.
“Dapat kami sampaikan, bahwa pemerintah belum memutuskan, sekali lagi pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LPG 3kg menjadi kompor listrik induksi.
Namun dapat disampaikan, bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022,” ungkap Airlangga.
Adapun perihal program konversi kompor listrik ditunda lantaran proyek ini masih dalam pembahasan anggaran bersama dengan DPR RI. “Dan tentunya belum disetujui,” tandas dia.
Baca Juga: Link Nonton Drakor The Empire Episode 1 Sub Indo, Lengkap dengan Sinopsis dan Daftar Pemain
Sebelum terjadi keputusan penundaan sempat terjadi tes uji coba konversi LPG 3 kg ke Kompor listrik sudah dilakukan di Bali dan Solo sebagai prototype sebanyak 2.000 unit sampai 30.000 unit.***

















