BANTENRAYA.COM – Dua hari yang lalu, tepatnya 21 September 2022 diperingati sebagai World Alzheimers Dayatau Hari Alzheimer dunia.
World Alzheimers Day sendiri diperingati sebagai bentuk dukungan kepada para penderita Alzheimer agar bisa menghadapi gangguan kesehatan tersebut.
Lalu sebenarnya apa itu Alzheimer? Bagaimana gejalanya? Simak terus artikel ini hingga tuntas.
Baca Juga: YUK NOBAR! Link Live Streaming FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao Hari Ini
Dikutip Bantenraya.com dari akun Twitter @KemenkesRI, Sabtu 24 September 2022, Alzheimer adalah kepikunan yang disebabkan adanya sumbatan di pembuluh darah otak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat untuk mengenali tanda, gejala, dan penangana Alzheimers-Demensia.
Selain itu, Kemenkes juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada keluarga dan pasien yang mengalami Alzheimers agar mereka tidak merasa sendiri.
Baca Juga: Daftar Jadwal Acara RCTI Hari Ini Sabtu 24 September 2022: Ada Preman Pensiun 6?
Alzheimer disebut juga sebagai penyakit progresif yang menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya. Koneksi sel otak dan sel-sel sendiri merosot dan mati.
Dampak dari penyakit Alzheimer yaitu dapat menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya.
Penyakit Alzheimer bisa berkembang seiring berjalannya waktu dan memengaruhi beberapa fungsi otak.
Baca Juga: One Piece Film Red Dapatkan Rating Buruk dari Warganet Padahal Tiket Terjual 1,5 Triliun, Kok Bisa?
Pada tahap awal, penderitanya akan mengalami gangguan daya ingat bersifat ringan, seperti tidak mengingat nama benda, percakapan, atau peristiwa yang belum lama terjadi.
Sampai saat ini, untuk penyakit Alzheimer ini belum ada metode penyembuhannya.
Akan tetapi, obat-obatan seperti rivastigmine bisa memperlambat perburukan gejala yang dialami penderita penyakit Alzheimer.***



















