Jumat, 13 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pasca Kenaikan Harga BBM, Harga Sembako Normal Namun Sepi Pembeli

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
21 September 2022 | 20:25
Pasca Kenaikan Harga BBM, Harga Sembako Normal Namun Sepi Pembeli

Pedagang sembako di PIR Kota Serang, Agus menunjukkan minyak goreng kemasan merk minyak kita. Harga sembako masih normal imbas kenaikan harga BBM subsidi, hanya saja pembeli berkurang. Harir Baldan Banten Raya

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BANTENRAYA.COM – Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga sembako di pasar tradisional masih normal, akan tetapi pembelinya sepi.

Imbasnya para pedagang pun mengeluh, lantaran pendapatannya menurun.

Pantauan Banten Raya di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Rabu 21 September 2022 siang sekitar pukul 11.00 WIB, harga kebutuhan pokok seperti cabai merah besar dijual Rp 45.000 per kilogram (kg). Sebelum BBM subsidi naik harga cabai merah Rp 40.000 per kilogram.

Cabai merah kriting dijual Rp 70.000 per kilogram, sebelum BBM subsidi naik dijual Rp 60.000 per kilogram.

Cabai rawit merah dijual Rp 80.000 per kilogram, sebelum harga BBM naik Rp 50.000 per kilogram.

Cabai rawit hijau masih stabil yakni dijual Rp 40.000 per kilogram, begitu pula sebelum harga BBM subsidi naik Rp 40.000 per kilogram.

Baca Juga: Bikin Ngakak, Warganet Berikan Semangat ke Wendi Cagur Usai Isu Persselingkuhan Reza Arap

Bawang merah dijual Rp 30.000 per kilogram, sebelum BBM subsidi naik Rp masih stabil Rp 30.000 per kilogram.

Begitupun harga bawang putih masih Rp 24 ribu per kilogram, sebelum BBM naik Rp 24.000 per kilogram.

Untuk harga minyak goreng kemasan merk minyak kita tidak ada kenaikan masih Rp 14.000 per liter, begitupun harga minyak goreng curah masih Rp 11.000 per liter. Harga jual gula pasir lokal juga belum ada perubahan masih Rp 14.000 per kilogram.

Justru harga telur ayam negeri yang sebelum harga BBM subsidi naik sempat dikisaran Rp 30.000 per kilogram, sekarang dijual Rp 26.000 per kilogram.

Harga ayam negeri sekarang dijual dikisaran Rp 32.000-Rp33.000 per kilogram, sebelum BBM naik Rp dikisaran Rp 30.000 per kilogram.

Harga daging sapi dan kerbau masih normal sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM subsidi naik yakni Rp 130.000 per kilogram.

Baca Juga: Bjorka Kembali Mencuat, Akui Berpapasan dengan Emo di Los Angeles, Amerika Serikat , Siapakah Dia?

Begitu juga harga beras kualitas bawah, walaupun harga BBM subsidi naik, masih dijual dikisaran Rp 8.500-Rp 9.000 per liter.

Seorang pedagang sayuran dan sembako di Blok M PIR Kota Serang, Sarah mengatakan, harga komoditi sayuran dan kebutuhan pokok masih cenderung stabil, meski harga BBM subsidi naik.

“Harganya mah masih normal. Cuman pembelinya yang sepi,” ujar Sarah, ditemui di tokonya di Blok M PIR Kota Serang, Rabu 21 September 2022.

Menurut Sarah, sepinya pembeli imbas dari kenaikan harga BBM subsidi. “Mungkin karena BBM naik,” ucap dia.

Selain harga masih stabil, lanjut Sarah, untuk pasokan barang pun masih terkendali. “Alhamdulillah pasokan aman, cuman pembelinya doang sepi,” tuturnya.

Sarah mengakui bahwa kenaikan harga BBM subsidi ini berimbas pada seluruh sektor. Karena itu, Sarah berharap harga BBM subsidi diturunkan, agar daya beli masyarakat kembali normal.

Baca Juga: Kode Redeem ML Mobile Legends 22 September 2022, Ada Skin Terbaru hingga Hadiah Tak Terduga

“Pengennya mah pembeli banyak, harga barangnya juga turun. Cuman harga BBM nya mesti turun, kalau gak turun mah percuma aja bakal naik juga,” jelas Sarah.

Pedagang telur ayam negeri di PIR Kota Serang Agus (32) menuturkan, pasca kenaikan harga BBM subsidi, penjualan agak menurun dibanding sebelum harga BBM subsidi naik.

“Dampakya penjualan agak kurang, walaupun harga turun. Sekarang paling banyak abis dua peti. Sebelumnya bisa lima peti,” tutur Agus, ditemui di lapaknya.

Agus mengakui bahwa gara-gara BBM subsidi naik, pengeluaran pun ikut bertambah, sedangkan pendapatan berkurang, karena pembeli berkurang.

“Barang mah gak susah. Cuman pengeluaran bertambah pendapatan tipis, karena pembelinya kurang pada ngeluh karena BBM mahal. Buat ongkos mobilnya aja udah naik jadi Rp 7.000 tadinya Rp 5.000,” ungkap dia.

Agus berharap pemerintah menurunkan harga BBM subsidi, karena kenaikan BBM subsidi berdampak kesemua.

Baca Juga: Statistik Calon Striker Indonesia Lawan Curacao, Dimas Drajad Tersubur, Penyerang Ini Masih Puasa Gol

BACAJUGA:

Mudik dan Balik Bareng Honda

Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda Dibuka untuk 2.400 Pemudik, Cek Cara Pendaftarannya

12 Februari 2026 | 14:17
Kesempatan bergabung dengan PT Dongsuh Indonesia melalui info lowongan kerja. (Instagram/@lokerserangkab.info)

Lowongan Kerja di PT Dongsuh Indonesia untuk Penempatan Cikande, Terbuka untuk Semua Jurusan

11 Februari 2026 | 18:15
Dokter Tirta dan Mohan Hazian

Dituding Ada Kepentingan dari Kasus Mohan Hazian, Dokter Tirta Ternyata Sempat Tegur Circlenya

11 Februari 2026 | 17:23
Jadwal Friendly Match Timnas Indonesia U17 vs China. (Instagram@timnasindonesia)

Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

11 Februari 2026 | 17:16

“Kalau kita pengennya mah standarin aja. Kalau bisa BBM diturunin biar gak dampak ke yang lainnnya. Kasihan konsumennya,” katanya.

Agus mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM ini berimbas pada kelangsungan para pedagang sayuran gelaran di jalan.

Kata Agus, sejak BBM subsidi naik, tak sedikit pedagang sayuran gelaran di jalan yang gulang tikar.

“Banyak yang gak jualan, karena mungkin biaya operasionalnya naik. Kalau konsumen pengennya murah. Mau gak mau. Kalau sayuran mah kalau gak habis sehari dibuang. Mending kalau lagi murah, kalau lagi mahal kan melebihi modal, makanya banyak yang gak jualan,” terangnya.

Pedagang beras di PIR Kota Serang Hakim mengatakan, harga komoditi beras sebelum BBM naik sudah naik, karena stok padinya berkurang.

Namun Hakim belum berani memprediksi untuk harga beras kedepannya, sebab harga BBM subsidi sekarang sudah naik.

“Bisa stabil lagi atau gak. Beras mah bukan tergantung BBM naik gak bisa diprediksi,” katanya.

Hakim mengakui kenaikan BBM subsidi berimbas pada penjualan berasnya.

Baca Juga: Kode Redeem ML Mobile Legends 22 September 2022, Ada Skin Terbaru hingga Hadiah Tak Terduga

“Namanya buat makan pasti dibeli cuman jumlahnya dikurangi doang. Tadinya beli 10 karung jadi berkurang jadi lima karung,” ungkap Hakim.

Salah seorang konsumen atau pembeli bernama Yani mengaku bahwa untuk harga sembako masih normal, hanya saja ia khawatir harga sembako bakal melonjak, mengingat biaya transportasi kendaraan pun sudah mulai naik secara sepihak.

“Sekarang sih belum kerasa ya harganya masih normal. Cuman khawatirnya bentar lagi kan bulan maulid, pasti harga-harga bahan pokok ikut naik. Soalnya ongkos mobilnya aja udah naik,” kata Yani.

Kabid Perdagangan Dinkop UKM Perindag Kota Serang Sukanta mengatakan, perkembangan gejolak harga pasca BBM subsidi naik masih normal.

“Sebenarnya kalau dilihat didata saya itu sebenarnya normal,” kata Sukanta, kepada Bantenraya.com, Rabu 21 September 2022.

Sukanta mengakui bahwa ada beberapa komoditi yang naik salah satunya cabai merah, namun komoditi itu pun harganya fluktuatif, karena pasokannya masih aman.

Baca Juga: Statistik Calon Striker Indonesia Lawan Curacao, Dimas Drajad Tersubur, Penyerang Ini Masih Puasa Gol

“Walaupun ada komoditi ya itu tadi fluktuatif. Itu hanya beberapa. Kayak cabe. Kalau yang lain normal. Kalaupun cabe ada kenaikan itu hanya pasokan aja terlambat. Kebanyakan jenis cabe yang fluktuatif. Yang lain normal,” ungkap dia.

“Sebenarnya sementara ini walaupun ada kebijakan pemerintah terkait BBM, sebenarnya distribusi aman. Karena bahannya di daerah produksi tersedia.

“Biasanya kalau barang itu tinggi dipengaruhi oleh pasokan. Pengirimannya terlambat atau panen gagal. Tapi kalau umpamanya BBM naik terus produksi di petani banyak sebenarnya nggak terpengaruh,” jelasnya.

Untuk menyikapi itu, Dinkop UKM Perindag Kota Serang berencana menggelar operasi pasar.

“Usulan kita minimal satu kecamatan itu 500 paket per kecamatan kali 6. Jadi 3.000 paket sembako untuk Oktober, November, Desember,” tandas dia. ***

Editor: Administrator
Tags: kenaikan BBM
Previous Post

DPRD Kota Serang Tolak Pengadaan Randis Listrik

Next Post

Viral Video Aksi Anak SMA Bully Kaum Disabilitas dengan Sadis, Ridwan Kamil Angkat Bicara

Related Posts

Mudik dan Balik Bareng Honda
Nasional

Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda Dibuka untuk 2.400 Pemudik, Cek Cara Pendaftarannya

12 Februari 2026 | 14:17
Kesempatan bergabung dengan PT Dongsuh Indonesia melalui info lowongan kerja. (Instagram/@lokerserangkab.info)
Nasional

Lowongan Kerja di PT Dongsuh Indonesia untuk Penempatan Cikande, Terbuka untuk Semua Jurusan

11 Februari 2026 | 18:15
Dokter Tirta dan Mohan Hazian
Nasional

Dituding Ada Kepentingan dari Kasus Mohan Hazian, Dokter Tirta Ternyata Sempat Tegur Circlenya

11 Februari 2026 | 17:23
Jadwal Friendly Match Timnas Indonesia U17 vs China. (Instagram@timnasindonesia)
Nasional

Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

11 Februari 2026 | 17:16
Beasiswa GREAT 2026 sediakan beasiswa S2 ke kampus top di Inggris. (Freepik.com rawpixel.com)
Nasional

Kesempatan Kuliah S2 di Inggris, Beasiswa GREAT 2026 Siapkan Dana hingga Rp229 Juta

11 Februari 2026 | 16:59
PSM Makassar vs Dewa United
Nasional

PSM Makassar Vs Dewa United, Alarm Juku Eja dari Banten Warriors

11 Februari 2026 | 16:32
Load More

Popular

  • Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

    Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Banten Intensif Lobi Provinsi Lain, Kejar Dukungan Suara Jadi Tuan Rumah PON 2032

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperindag Kota Cilegon Siapkan Pasar Blok F Jadi Kawasan Bebas Rentenir, Bakal Kerja Sama Lembaga Funding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seminar Regional Aisyiyah Kota Cilegon Hadirkan Dirjen Kemendikdasmen, Guru Diharap Pahami KKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dilaporkan Mantan Sekda Kota Cilegon ke PTUN, Robinsar Tegaskan Tak Pernah Gentar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ulat di Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4 pada Kamis, 12 Februari 2026. (Kiriman Warga)

Ulat Sayur Ditemukan pada Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4

12 Februari 2026 | 22:11
Suasana rapat dengar pendapat DPRD Kota Cilegon dengan warga dan PT Vopak, Kamis 12 Februari 2026. (Uri/Banten Raya)

DPRD Kota Cilegon Minta Korban Gas PT Vopak Terminal Merak Diperiksa Berkelanjutan

12 Februari 2026 | 22:01
Sekda Pemkab Serang Zaldi Dhuhana memotong pita pada acara pendistribusian SPPT yang dirangkaikan dengan launching mobil kelingi baru, Kamis 12 Februari 2026.

Bependa Kabupaten Serang Percepat Pendistribusian SPPT dan DHKP

12 Februari 2026 | 21:52
Taman Bonakarta Kota Cilegon pada Kamis, 11 Februari 2026. (Tia/Bantenraya.com)

Revitalisasi Taman Bonakarta Cilegon Bakal Habiskan Rp1,2 Miliar

12 Februari 2026 | 21:41

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda