BANTENRAYA.COM – Sedikitnya 14 meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lebak yang disambungkan ke rumah warga di Rangkasbitung Timur, hilang dicuri. Akibatnya air PDAM menuju sambungan rumah mati dan merugikan konsumen.
Salah satu warga, Adhi Rachmat Nugraha mengatakan, awalnya masyarakat tidak menyadari kehilangan meteran air sampai ketika salah satu warga Kampung Cimanggu menyadari dan memberitahukan kepada warga lain. Belasan meteran yang hilang membuat air PDAM terus mengalir.
“Awalnya ada anak kecil yang bawa meteran PDAM, ditanya dapet dari mana sama ibunya, katanya ada di perkebunan sawit. Dicek meteran ibunya ternyata sudah hilang. Akhirnya semuanya cek, ada 14 rumah yg meteran PDAM sudah ga ada,” kata Adhi kepada Banten Raya, Selasa 20 September 2022.
Baca Juga: Seleksi Panwaslu Menggunakan Sistem CAT
Ia menjelaskan, masyarakat di beberapa kampung tetangga pun mengalami hal yang sama dan menurut informasi yang Adhi dapatkan dari masyarakat, terdapat puluhan meteran yang hilang di masing-masing kampung.
“Iya, informasinya di beberapa kampung juga banyak yang hilang. Saya sudah memberikan informasi, kepada Kades, Babinmas, Babinsa dan PDAM,” jelas Adhi yang juga Prades Rangkasbitung Timur.
Berdasarkan pantauan Banten Raya, untuk sementara masyarakat yang menjadi korban mengalihkan penggunaan air untuk kebutuhan hariannya dengan mengambil air di rumah warga yang memiliki sumur.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Runtah yang Viral di TikTok: Kamu Jangan Termasuk Ya Ladies
Setelah menerima laporan dari Adhi, beberapa petugas PDAM datang untuk mengecek lokasi. Menurut keterangan petugas, pihaknya tidak melakukan pencabutan water mater. “Katanya bukan dari PDAM yang cabut, sudah dipastikan ini ada tindak pencurian, mungkin nanti ada masyarakat yang melapor,” tutur Adhi.
“Tadi pagi sudah ada pengecekan oleh pihak PDAM untuk memastikan dan menghentikan air yang terus mengalir. Kami berharap segera ada perbaikanlah,” sambungnya.
Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait hilangnya meteran PDAM tersebut. “Belum ada laporan pak, nanti kami cek untuk memastikan,”ujarnya. (mg-sahrul)***

















