BANTENRAYA.COM – Presenter ternama Deddy Corbuzier angkat suara, terkait kasus Brigadir J.
Deddy Corbuzier mengomentari survei kinerja Polri dalam pengungkapan kasus Brigadir J.
Karena berbeda hasil antara survei Deddy Corbuzier dan yang beredar, mantan pesulap itu ungkap bahwa beda hasil itu biasa.
Baca Juga: Warga Kibin Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Tong Sampah
Sebagaimana yang dikutip Bantenraya.com dari unggahan Instagram @mastercorbuzier pada 16 September 2022, begini katanya.
“Ya namanya juga survey semua beda hasil itu biasa, cuma survey saya dr 48 ribu orang, survey mereka berapa orang?” tulis Deddy Corbuzier dalam caption.
Terlihat foto yang diunggah, sebuah artikel yang mengatakan surveri kinerja Polri 76 persen puas atas pengungkapan kasus Brigadir J.
Baca Juga: Dukung 6 Persen Pertumbuhan Ekonomi, PLN Banten Tambah 50 MVA Daya Pelanggan Tegangan Tinggi
Diketahui, kasus penembakan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo sampai saat ini belum tuntas.
Sampai saat ini kita masih berusaha mengundang pihak kepolisian mengenai masalah FS sampai Bjorka, tidak ada jawaban, biasa nya cepet” lanjut mantan pesulap.
Karena dari Kepolisian tidak ada yang hadir, Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa dirinya memilih undang Ahmad Sahroni dan Hotman Paris.
Baca Juga: Cek Jadwal Acara RCTI, Preman Pensiun 6 Hari Ini Jumat 16 September 2022
“Ya udah kita undang bang Ahmad Sahroni kmrn dan Hotman Paris yang hampir membela FS tapi akhirnya menolak” terangnya.
Video podcast-nya bersama Hotman Paris, akan diunggah beberapa waktu kedepan, ungkap Deddy Corbuzier.
Demikian mengenai Deddy Corbuzier angkat suara terkait survei kinerja Polri dalam pengungkapan kasus Brigadir J.***



















