BANTENRAYA.COM – Siapa sosok dibalik Bjorka sampai saat ini masih dipertanyakan, usai ia membuat kegaduhan dengan menyenggol beberapa nama-nama pejabat Indonesia.
Namun, salah satu akun Twitter mencoba untuk membongkar kedok Bjorka dengan menganalisis dari bahasa Inggris yang ia tulis.
Adalah akun Twitter @angelinadeaid yang membongkar kedok Bjorka yang ternyata dari analisisnya, Bjorka bukanlah orang Rusia ataupun Polandia, melainkan asli orang Indonesia.
Baca Juga: 13 Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-389 Tahun 2022, Desain Paling Keren dan Kekinian
Akun Twitter @angelinadeaid menggunakan metode yang ia sebut lexicon (collections of words) untuk membongkar kedok Bjorka.
Dari metode yang ia pakai, akun Twitter @angelinadeaid menyatakan dengan yakin bahwa Bjorka adalah orang Indonesia asli.
“Melihat lexicon (collections of words) yang dipakai Bjorka , saya cukup yakin bahwa dia adalah orang Indonesia,” ujar akun Twitter @angelinadeaid, dilihat Bantenraya.com pada Selasa, 13 September 2022.
Baca Juga: Klub Sepakbola Duta Yunior Berharap Makin Berprestasi dan Cetak Atlet Bola Profesional
Keyakinan @angelinadeaid bahwa Bjorka adalah orang Indonesia berdasarkan analisis kata bahasa Inggris yang digunakan oleh hacker tersebut.
“Penggunaaan double conjunction “because since” setelah tanda titik, ini adalah tipikal khas orang Indonesia untuk menulis bahasa Inggris dengan style Indoglish,” ungkap @angelinadeaid.
Kemudian, @angelinadeaid menjelaskan bahwa dalam bahasa Inggris kata “karena” tidak boleh diletakkan di awal kalimat, berbeda dengan penulisan dalam bahasa Indonesia.
Baca Juga: Serigala Terakhir 2 Episode 7: Alur Cerita, Jadwal Tayang, dan Link Nonton
Sehingga, keyakinan @angelinadeaid bahwa Bjorka adalah orang Indonesia semakin kuat.
“Another example. Dalam bahasa inggris, kata ‘because’ tidak boleh diletakkan di awal kalimat, dan tendensi Bjorka untuk menulis ‘because’ di awal kalimat ini menunjukkan kebiasaan dalam bahasa Indonesia yang cenderung memulai kalimat alasan dengan ‘karena’ / ‘karena pada saat itu…’,” jelas @angelinadeaid.
Selanjutnya, pemilik akun Twitter @angelinadeaid menemukan kejanggalan lain dari cerita Bjorka tentang “old man” yang memiliki tense inconsistency.
Baca Juga: KMJR Belum Tersentuh Kekalahan di Grup B di Cilegon League
“Dalam bahasa Inggris, untuk menceritakan orang yang sudah meninggal, orang akan otomatis menggunakan ‘past tense’ karena mereka sudah tidak ada di dunia ini,” terangnya.
“Saya selalu melihat kesalahan umum seperti yang Bjorka buat pada orang Indonesia di mana mereka selalu campur aduk dalam menggunakan tenses karena kata kerja (verb) dalam Bahasa Indonesia tidak mengalami perubahan ketika kita menceritakan masa lalu, sekarang, dan masa depan,” sambungnya.
Sehingga berdasarkan analisis yang ia buat dengan membedah kata dan kalimat yang dituliskan Bjorka dalam bahasa Inggris, @angelinadeaid semakin yakin hacker tersebut adalah orang Indonesia.
Baca Juga: Gratis! Kumpulan Link Twibbon Hari Pemrogram Sedunia 2022, Desain Terbaru dan Paling Kekinian
“Ciri-ciri kecil yang dilanturkan Bjorka ini semakin memberi kecurigaan bahwa Bjorka adalah orang Indonesia,” pungkasnya.***

















