BANTENRAYA.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kembali turun mengkritisi kepemimpinan Presiden Jokowi.
Kali ini, BEM UI mengkritisi kebijakan Jokowi yang menaikkan harga BBM bersubsidi yang dinilai berpengaruh pada kehidupan masyarakat.
Kritik itu tertuang dalam foto Jokowi yang dimanipulasi sehingga tampak mengenakan pakaian berlogo Pertamina.
Baca Juga: Soal Pembangunan Gereja, Menag Ajak Diskusi Walikota dan Tokoh Agama di Cilegon pada 14 September
Dengan pakaian seperti itu, maka Jokowi tampak seperti petugas SPBU.
Dikutip Bantenraya.com dari Twitter @BEMUI_Official, Selasa, BEM UI menuangkan kritik dalam foto dan animasi.
Menurut mahasiswa, BBM subsidi (boleh saja) naik, namun sejumlah pejabat yang bertanggung jawab terhadap itu harus mundur.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Terbaru Pasca Ditunda karena Kematian Ratu Elizabeth II
Mereka adalah Presiden Jokowi, Ketua DPR RI Puan Maharani, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok..
Kenaikan BBM yang saat ini terjadi tentu memberi dampak besar bagi kehidupan hampir seluruh masyarakat Indonesia.
Faktor yang menyebabkan pemerintah harus membuat penyesuaian harga BBM adalah adanya pemulihan kembali ekonomi Indonesia setelah Covid-19 mulai reda, terjadinya invasi Rusia ke Ukraina,
Didukungnya dengan konsumsi BBM yang didominasi oleh golongan mampu di mana 80 persen pertalite dan 95 persen solar dikonsumsi oleh kelompok masyarakat mampu sehingga tidak sesuai dengan prinsip distribusi dan keadilan.
“Lalu, apakah semua faktor tersebut dapat menjadi alasan yang tepat oleh pemerintah untuk melakukan kenaikkan BBM atau justru ada cara lain yang dapat dilakukan pemerintah?” tanya BEM UI. ***

















