BANTENRAYA.COM – Selama ini keberadan sosok Bjorka masih kerap melakukan aksi dengan membocorkan data dipublik.
Hal ini diungkapkan oleh Founder Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi di akun Twitternya @ismailfahmi.
Ia merilis data terbaru analisa Drone Emprit dengan mengungkapkan motif hacking yang dilakukan sang hacker.
Dengan demikian Ismail Fahmi menyimpulakan sosok Hacker Bjorka sangat mudah sekali diketahui dan banyak pendukung Bjorka di Twitter, dikutip Bantenraya.com Senin 12 September 2022.
Baca Juga: Yuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 45 Sudah Dibuka, Cek Dulu Apa yang Harus di Siapkan
Siapakah sajakah pendukung Bjorka di Twitter dan mudah sekali ditangkap menurut Ismail, yuk simak artikel ini.
Dalam analisa Drone Emprit yang cenderung mendukung Bjorka bukan cuma akun-akun yang selama ini oposisi saja. Banyak juga akun yang memang sikapnya kritis, ikut berkumpul di area yang sama.
“Banyak akun kritis, bukan cuma oposisi, gabung di situ,” kata Ismail
Baca Juga: Sering Gagal? ini Tips Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 45 Lengkap dengan Cara Daftarnya
Drone Emprit memberikan penekanan ke arah motif, kenapa ada netizen yang pro dan kontra terhadap Bjorka.
Ismail melihat ada faktor kekesalan kepada pemerintah terkait lemahnya perlindungan data pribadi.
Netizen kesal data pribadi mereka bocor dan ini sudah lama menjadi kekesalan mereka. Dulu dijanjikan aman, tapi sekarang tetap banyak spam.
Baca Juga: Siapakah Munir? yang Ramai Diperbincangkan atas Dugaan Terungkap Pelaku Pembunuhannya
“Jadi ketika ada yang menunjukkan kelemahan pemerintah, ya akhirnya didukung karena mereka sudah kesal dan tidak percaya sama pemerintah,” kata Ismail Fahmi.
Kabar terbaru, akun Twitter Bjorka akhirnya ditangguhkan oleh Twitter. Sebelum ditangguhkan, Bjorka menyentil sejumlah tokoh publik mulai Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Tohir, pegiat medsos pro pemerintah Denny Siregar dan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pengerapan.
Bjorka pun sempat mengungkap motif aslinya mengganggu pemerintah Indonesia. Menurut dia, pejabat Indonesia tidak becus mengurusi bidang teknologi. Aksinya ini dia dedikasikan untuk seorang Indonesia di Warsawa, Polandia yang wafat tahun lalu.
Baca Juga: Sinopsis Takdir Cinta Yang Kupilih SCTV 12 September 2022 Episode 13 Lengkap Dengan Jam Tayang
Orang ini mengurus Bjorka sejak lahir dan merupakan seorang eksil, korban kebijakan Orde Baru yang menyebabkan sebagian orang Indonesia di luar negeri tidak bisa pulang karena dituduh PKI.
Meski begitu, cerita ini tidak bisa dikonfirmasi apakah asli atau karangan saja. Demikian pula mengenai posisi Bjorka, apakah di Indonesia atau di luar negeri.
Warganet kesal data pribadi mereka bocor dan ini sudah lama menjadi kekesalan mereka. Dulu dijanjikan aman, tapi sekarang tetap banyak spam.
Baca Juga: Lirik Lagu Rossa Ku Menangis Membayangkan, Judulnya Hati yang Kau Sakiti
“Jadi ketika ada yang menunjukkan kelemahan pemerintah, ya akhirnya didukung karena mereka sudah kesal dan tidak percaya sama pemerintah,” kata Ismail Fahmi.
Kabar terbaru, akun Twitter Bjorka akhirnya ditangguhkan oleh Twitter selang beberapa jam akun kembali aktif lagi.
Sebelumnya Bjorka menyentil sejumlah tokoh publik mulai Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Tohir, pegiat medsos pro pemerintah Denny Siregar dan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pengerapan.
Baca Juga: Ketua Bapemperda DPRD Kota Cilegon Mundur, Fraksi Nasdem-PKB Desak Ketua DPRD Rombak AKD
Bjorka pun sempat mengungkap motif aslinya mengganggu pemerintah Indonesia.
Menurut dia, pejabat Indonesia tidak becus mengurusi bidang teknologi.
Aksinya ini dia dedikasikan untuk seorang Indonesia di Warsawa, Polandia yang wafat tahun lalu.
Baca Juga: Pernyataan Menkominfo jadi Boomerang Usai Hacker Bjorka Bocorkan Datanya, Ini Kata Netizen
Orang ini mengurus Bjorka sejak lahir dan merupakan seorang eksil, korban kebijakan Orde Baru yang menyebabkan sebagian orang Indonesia di luar negeri tidak bisa pulang karena dituduh PKI.
Meski begitu, cerita ini tidak bisa dikonfirmasi apakah asli atau karangan saja, demikian pula mengenai posisi Bjorka, apakah di Indonesia atau di luar negeri.***

















