BANTENRAYA.COM – PT Krakatau Jasa Logistik atau KJL meluncurkan sistem aplikasi digital untuk pelayanan.
Aplikasi yang diluncurkan melalui soft launching yaitu Kilogs. Aplikasi gigital Kilogs merupakan akronim dari Krakatau Integrated Logistic Solution.
Peluncuran Kilogs dilakukan PT KJL di The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Kamis, 1 September 2022.
Dalam soft launching Kilogs, juga dihadiri para trasportir atau juga pelaku usaha ekspedisi.
Baca Juga: Harga BBM Subsidi Bakal Tetap Naik Meski Nilai Minyak Dunia Turun
Direktur Operasi PT Krakatau Bandar Samudera atau KBS Cahyo Antarikso mengatakan, Kilogs merupakan aplikasi digital market place dari PT KJL.
PT KJL sendiri merupakan anak usaha PT KBS.
“Aplikasi ini memberikan solusi bagi beberapa permasalahan dari pemilik, barang, transportir sampai penerima. Semua bisa diakses secara digital,” kata Cahyo.
Kata Cahyo, konsumen bisa mengetahui barang yang dipesan sudah sampai mana, karena terhubung dengan Global Postioning System atau GPS.
Baca Juga: Begini Cara Cek Nomor Kartu, Usai Kebocoran Data SIM Card Xl, Tri, Telkomsel, hingga Smartfren
“Konsumen atau pemilik produk tahu barang sudah sampai mana, diangkut oleh siapa, lagi istirahat dimana dan kapan bisa sampai di tempat tujuan,” ujarnya.
Cahyo mengatakan, dengan aplikasi digital Kilogs maka lebih transparan dalan pengiriman barang.
Harapannya dengan adanya aplikasi digital, biaya logistik juga lebih efisien.
“Dengan aplikasi digital ini harapan kami akan ada revenue baru. Jika selama ini KJL hanya mengurus produk KS (Krakatau Steel), nanti bisa saja dari luar KS pakai jasa KJL dengan adanya Kilogs,” ucapnya.
Baca Juga: Dewaweb, Penyedia Cloud Pertama di Indonesia yang Meraih Sertifikat ISO 27001 untuk Layanan CSOC
Direktur Operasional PT KJL Asep Siswanto mengatakan, dengan adanya Kilogs pengiriman barang lebih cepat dan efisien.
“Kilogs meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan juga meningkatkan daya saing,” ujarnya.
Asep mengatakan, Kilogs sebagai bentuk transformasi digital sektor logistik di Indonesia.
“Soft Launching semoga bisa menghasilkan solusi untuk mengembangkan transformasi digital yang pada akhirnya dapat membuat kemajuan transportasi,” harapnya.*



















