BANTENRAYA.COM – Rumah milik Asma di Kampung Kadutunggul, RT 04 RW 09, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang terbakar, Kamis 1 September 2022 03.00 dini hari.
Peristiwa kebakan diduga dipicu dari obat nyamuk bakar. Akibat peristiwa itu Asma tewas terbakar, dan anak korban yakni Amin mengalami luka bakar di bagian wajah.
Sadeli tetangga korban menyatakan, saat api menyala ia dan warga sempat memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api tidak bisa dipadamkan karena dalam kondisi sudah membakar sebagian bangunan rumah korban. “Waktu itu saya mau ke kamar mandi, lihat sebelah rumah ada api besar. Pas keluar, rumah ibu Asma kebakaran. Saya langsung lari sambil teriak-teriak minta bantuan warga,” kata Sadeli.
Dikatakan Sadeli, saat kejadian kebakaran pemilik rumah bersama anaknya terjebak di dalam rumah karena posisi sedang tidur lelap. “Saya sama warga sudah berusaha untuk menyelamatkan ibu Asma sama anaknya Amin, tapi ibu Asma tidak bisa diselamatkan karena kamarnya sudah terbakar. “Anak Ibu Asma bisa diselamatkan mengalami luka bakar di bagian wajah,” ujarnya.
Saat kejadian kebakaran, kata dia, tim dari petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) langsung memadamkan api yang membakar rumah korban. Sayang, pemilik rumah sudah tidak bisa diselamatkan karena dalam keadaan meninggal dunia. “Api dapat dipadamkan sama pemadam kebakaran. Tapi ibu Asma sudah meninggal dunia karena terbakar,” ujarnya.
Dijelaskannya, korban diketahui seorang janda tua, dan tinggal bersama satu orang anaknya, karena sang suami sudah terlebih dahulu meninggal. Saat ini korban akan dikebumikan. Sementara anaknya sedang mendapat perawatan medis di rumah sakit. “Korban mau dikuburkan. Untuk anaknya sekarang di rawat di rumah sakit,” jelasnya.
Baca Juga: Harga BBM Subsidi Bakal Tetap Naik Meski Nilai Minyak Dunia Turun
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBDPK Pandeglang, Endan Permana mengatakan, saat kejadian api sudah membakar rumah korban. Namun petugas berupaya memadamkan api karena khawatir menyebar ke rumah tetangga korban. “Kami sudah berusaha memadamkan api di rumah korban agar jangan sampai merambat ke rumah yang lain,” katanya.
Diterangkannya, pemilik rumah tidak bisa diselamatkan dalam peristiwa kebakaran tersebut. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun sudah meninggal dunia. Sementara anak korban berhasil selamat. “Pemilik rumah tidak bisa kami selamatkan karena terjebak di dalam kamar. Anak korban selamat sekarang di rawat di rumah sakit,” terangnya.
Bhabinkamtibmas Polsek Cadasari, Aipda Irwan mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga Kampung Tunggul dipicu dari obat nyamuk bakar. Dari peristiwa tersebut menyebabkan korban meninggal dunia. “Itu karena obat nyamuk. Pada saat kebakaran ibu Asma yang sedang tidur tidak bisa menyelamatkan diri, sehingga ikut terbakar dan meninggal dunia,” jelasnya. ***



















