BANTENRAYA.COM – Menjelang HUT Kemerdekaan RI veteran di Banten mengaku sedih dengan perilaku para pejabat yang ada saat ini yang banyak melakukan korupsi.
Padahal, para veteran yang dahulu merupakan pejuang memerdekakan bangsa Indonesia mengorbankan jiwa raga.
Pj. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Banten Mulyadi mengatakan, sebagai veteran di Banten dia mengaku sedih karena begitu banyak pejabat yang melakukan korupsi.
Padahal, uang yang dikoripsi adalah uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
“Ya sedih sekarang banyak pejabat korupsi,” kata Mulyadi saat acara Tasyakuran dan Ramah Tamah bersama para perintis kemerdekaan, veteran, purnawirawan, wredhatama, warakawuri, angkatan 45, tokoh masyarakat, dan generasi muda tingkat Provinsi Banten tahun 2022.
Baca Juga: 16.000 Honorer Banten Terancam ‘Dipecat’
Mulyadi mengatakan, saat ini terdapat 1.500 lebih veteran di Provinsi Banten. Mereka tersebar di kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Banten.
Para veteran hanya berharap negara ini dikelola secara baik oleh para pejabat dan tidak melakukan korupsi.
“Para pejuang mengorbankan apa pun agar negara ini ada. Jadi jangan dikorupsi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Mulyadi juga mengungkapkan aspirasi sejumlah veteran yang ingin agar dibebaskan dari pajak bumi dan bangunan (PBB).
Beberapa daerah menurutnya sudah melakukan terobosan itu demi memperhatikan nasib para veteran.
“Ya mungkin itu semacampenghargaan bagi para veteran,” ujarnya.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Banten dia berterima kasih kepada para veteran maupun keluarga atas jasa-jasa selama ini.
Para veteran dan pejuang lain menurutnya sudah berkorban darah dan bahkan nyawa untuk memerdekakan Indonesia.
Karena itu, dia bersama dengan para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten akan berusaha mengisi kemedekaan ini dengan sejumlah pembangunan.
Sehingga, apa yang sudah diperjuangkan oleh para veteran dan pejuang sebelumnya tidak akan sia-sia.
Kepala Kesbangpol Provinsi Banten Ade Ariyanto mengatakan, selama ini Pemprov Banten belum bisa memberikan penghargaan lebih kepada para veteran karena keterbatasan anggaran.
Hanya setahun sekali sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI seperti ini para veteran diberikan kadeudeuh.
Baca Juga: Disebut Kebal Hukum, Nikita Mirzani Jawab Isu Dibeking Ferdy Sambo
“Kalau sebulan sekali kami belum bisa,” katanya.
Ade juga mengaku tidak ada kegiatan yang menangani masalah kesehatan para veteran. Meski ada, yaitu upaya mencegah agar mereka tidak sakit, misalkan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan. (***)



















