BANTENRAYA.COM – Persatuan Dukun Indonesia yang melaporkan Rachel Radhival alias Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Kabar Persatuan Dukun Indonesia yang melaporkan Pesulap Merah menjadi perhatian publik, tak terkecuali Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti.
Mendengar kabar Pesulap Merah yang dipolisikan Persatuan Dukun Indonesia, Krishna memberikan sindirkannya.
Baca Juga: Bikin Ngiler! 19 Kode Promo Gojek, 16 Agustus 2022: Diskon dan Cashback 90 Persen hingga 500 Ribu
Seperti diketahui, mereka melaporkan Pesulap Merah lantaran merasa tersudutkan dan terganggu dengan apa yang dilakukan sang magician.
Laporan tersebut juga dibuat lantaran mereka yang tergabung dalam Persatuan Dukun Indonesia kini mulai kehilangan kostumer.
Atas laporan yang dibuat lantaran sepi job tersebut, Krishna Murti pun mengaku keheranan.
Baca Juga: Buruan Klaim, Jangan Sampai Kehabisan! Berikut Kode Reedem ML Mobile Legends 16 Agustus 2022
Krishna Murti pun menyarankan agar mereka pergi ke dukun jika mengalami sepi kostumer.
“Kalau sepi job, ke dukun dong pak. Kan dukun katanya bisa bikin penglaris. Btw kalau saran gini dosa gak ya?,” ujarnya dikutip Bantenraya.com dari akun Instagramnya di @krishnamurti_bd91.
Sebelumnya, Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Yandri Irsan mengatakan, laporan terhadap Pesulap Merah yang dibuat Persatuan Dukun Indonesia dibuat pada Rabu 10 Agustus 2022.
Baca Juga: Disebut Kebal Hukum, Nikita Mirzani Jawab Isu Dibeking Ferdy Sambo
“Berdasarkan laporan dari mereka, mereka merasa tersudutkan, merasa terganggu,” ujarnya dikutip Bantenraya.com dari PMJNews.
Ia mengungkapkan, laporan Persatuan Dukun Indonesia dilaporkan oleh seseorang bernama Agustiar.
“Dalam beberapa hari ini mereka customernya berkurang karena konten-konten tersebut. Itu keterangan dari pelapor,” beber Yandri.
Baca Juga: Misterius! One Piece 1057: Rahasia Belum Terpecahkan, Siapakah Pria dengan Tanda Api?
Seperti diketahui, sebelumnya Pesulap Merah juga telah dilaporkan oleh pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati yakni Gus Samsudin ke Polda Jawa Timur. ***


















