BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin mengungkap alasan mengapa dirinya ingin merevitalisasi Masjid Agung Ats Tsauroh.
Ia ingin Masjid Agung Ats Tsauroh menjadi ikon sehingga dapat bertransfirmasi sebagai salah satu destinasi wisata andalan Kota Serang.
Hal ini diungkapkan Walikota Serang Syafrudin usai upacara peletakan batu pertama revitalisasi pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat 22 Juli 2022.
Baca Juga: 448 Lembaga Minta Dana Hibah Bansos ke Pemkot Cilegon, Nilainya Bikin Kaget
“Targetnya menjadi ikon. Jadi bukan Masjid Banten saja yang menjadi ikon. Tapi Masjid Agung Ats-Tsauroh ini juga menjadi ikon,” ujarnya kepada Bantenraya.com.
Dengan menjadi ikon, kata Syafrudin, Masjid Agung Ats Tsauroh akan menjadi salah destinasi wisata di Kota Serang.
“Jadi masyarakat yang dari luar bukan hanya saja mampir untuk sholat, akan tapi sudah menjadi tujuan wisata, di samping untuk ibadah juga melihat keindahan dan kenyamanan,” ucap dia.
Baca Juga: 25 Link Twibbon Hari Anak Nasional 2022, Desain Terbaru, Unik, Lucu dan Kekinian
Syafrudin menjelaskan, revitalisasi pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh akan dilakukan secara multiyear.
Untuk tahun tahap pertama tahun 2022, anggaran yang digelontorkan berkisar Rp 19 miliar.
Anggaran Rp 19 miliar itu fokus pembangunan akan membuat landscape, parkir bawah tanah atau landscape.
Baca Juga: Kredit Macet Bank Banten Rp65 Miliar, Sosok Inikah Tersangkanya?
“Jadi tahap pertama Rp 19 miliar, yang DED-nya atau perencanaannya anggaran kurang lebih Rp60 miliar. Hari ini kami menganggarkan untuk pembangunan landscape ini permulaan,” jelasnya.
Selain landscape dan basemen, kata Syafrudin, bangunan Masjid Agung Ats Tsauroh akan dipugar dari atas hingga bawah.
“Nanti mungkin ada sebagian tidak dibongkar. Ada juga yang harus dibongkar. Termasuk juga tempat wudhu yang sekarang agak acak-acakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Cek di Sini, Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang
Syafrudin menargetkan tahap pertama revitalisasi pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh rampung tahun depan.
Bila meleset, pihaknya memperkirakan revitalisasi pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh rampung dalam jangka dua tahun.
“Tahap pertama mudah-mudahan tahun 2023 selesai. Kalau tidak selesai mungkin akan berlanjut di tahun 2024. Maksimal 2024 sudah selesai,” pungkas dia.
Baca Juga: 8 WNI Kru Kapal MV Jian Ye Diduga Tersandera di Taiwan, Kini Kasusnya Belum Kunjung Usai
Peletakan batu pertama revitalisasi pembangunan Masjid Agung Ats Tsauroh turut dihadiri oleh Dewin Pembina Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang KH Embay Mulya Syarif.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi beserta jajarannya, Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Muji Rohman, Kabag Kesra Setda Kota Serang Hayaudin.
Turut hadir juga Kabag Protokol dan TU Setda Kota Serang Iman Setiawan, Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang Sanwani.
Baca Juga: Rizki Borong Medali Emas di kelas 73 Kilogram dari Kejuaraan junior Asia Angkat Besi
Forkopimda Kota Serang, Ketua MUI Kota Serang KH Mahmudi, alim ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Lingkungan Kantin. ***



















