BANTENRAYA.COM – Pengajuandana hibah dan bantuan sosial (bansos) ke Pemkot Cilegon Kota Cilegon pada 2023 memdatang yang mencapai Rp454 miliar.
Nantinya dana hibah dan bansos tersebut akan disalurkan Pemkot Cilegon pada triwulan II 2023 mendatang.
Kurang lebih ada 448 lembaga dari mulai yayasan, LSM, instansi penyelenggara pemilu hingga perorangan yang mengajukan dana hibah bansos.
Baca Juga: Baru Setengah Tahun, Sudah Ada 12 Kasus Korupsi di Banten hingga Rugikan Negara Rp31 Miliar
Berdasarkan data dalam web ehibahbansosmandiri.cilegon.go.id, dari pengajuan Rp454 miliar tersebut sudah disetujui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebesar Rp62 miliar.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon Asikin menyampaikan, proses hibah bamsos dari mulai pengajuan sampai pada realisasi dan pertanggungjawaban sangat transparan.
“Sekarang ini siapa saja bisa mengajukan dengan ketentuan yang sudah ada termasuk waktu upload pengajuan proposal,” ujarnya.
Baca Juga: Link Nonton Film Horor Ivanna, Full HD Movie Bukan Versi CAM dan Bukan di Telegram
“Lalu siapa saja yang menerima dan disetujui juga bisa dilihat,” katanya, Jumat 22 Juli 2022.
Ia menjelaskan, dengan transparansi itu, selain memudahkan warga untuk melakukan proses dan melihat sampai benar-benar dicairkan, tapi juga bisa diawasi oleh semua pihak prosesnya.
Bahkan, nantinya usai realisasi para penerima bansos hibah tersebut harus juga mengupload pertanggungjawaban penggunaan anggaran dalam web.
Baca Juga: Cek di Sini, Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang
“Jadi yang mengajukan juga mudah untuk melihat, semua orang bisa melihat dan mengawasi. Bahkan, pertanggungjawaban anggaran juga bisa diawasi dan dilihat secara bersama-sama,” ujarnya.
Senada disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Rahmatullah.
Diungkapkannya, jika saat ini yang terbesar anggaran hibah yakni untuk keperluan bantuan peningkatan kesejahteraan guru MDTA, RA, MI, MTS, MA Negeri dan Swasta, TKQ TPQ, guru ngaji.
Baca Juga: Arti Lirik Lagu Sikok Bagi Duo dalam Bahasa Indonesia yang Sedang Viral di TikTok
“Totalnya itu untuk hibah guru madrasah melalui Kemenag ada Rp33 miliar pada 2023 mendatang,” ucapnya.
Untuk mekanismenya, jelas Ahya panggilan akrab Rahmatullah, akan dilakukan pencairan setiap 3 bulan sekali. Hal itu, karena proses pengandminitrasian yang dilakukan.
“Jadi pengajuan administrasi lalu pencairan setiap tiga bulan sekali,”pungkasnya. ***

















