BANTENRAYA.COM – Ditpolairud Polda Banten terus bersinergi dengan nelayan di sekitar kepulauan yang ada di Banten.
Nelayan sendiri dianggap sebagai mitra kerja Ditpolairud Polda Banten.
Wakil Direktur Ditpolairud Polda Banten AKBP Abdul Majid mengatakan, selama ini sinergitas antara Ditpolairud Polda Banten telah berjalan dengan baik. Ke depan, harapannya sinergitas terus berjalan dengan baik.
“Mereka (nelayan) sudah sinergi dengan kita, dalam arti dalam peristiwa kejadian di laut, mereka cepat memberikan informasi ke kita,” kata Abdul Majid ditemui saat Penyerahan Hewan Kurban dari Keluarga Besar Maritim Banten (KBMB) kepada masyarakat nelayan Pulau Panjang dan Pulau Sangiang, di Mako Ditpolairud Polda Banten, Senin, 11 Juli 2022.
Dikatakan Majid, saat ini ketika ada kecalakaan laut, pihaknya sering mendapatkan informasi dari para nelayan. Pihaknya juga turut memberikan pembinaan kepada nelayan secara berkala.
“Pada momen Idul Adha ini, kami bersama Keluarga Besar Maritim Banten juga memberikan daging kurban ke para nelayan di Pulau Panjang dan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang,” katanya.
Baca Juga: Kumpulan Ide Nama Bayi Perempuan Modern, Kekikian dengan Makna Positif
Di tempat yang sama, Danalan Banten Letkol Laut (P) Dedi Komarudin mengatakan, keberadaan KBMB diharap bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.
“Selama ini, kita sudah sering ke pulau-pulau terluar, kita akomodir kebutuhan-kebutuhan masyarakat kita sampaikan ke pemerintah kabupaten atau bahkan provinsi,” tambahnya.
Di tempat yang sama Ketua KBMB Banten Agus Sutanto mengatakan, KBMB merupakan organisasi antara pelaku usaha maritim dengan stakeholder maupun instansi pemerintah. Daging kurban dibagikan ke masyarakat di Pulau Panjang, Pulau Sangiang, sekitar Mako Polair dan warga Gerem.
Baca Juga: Preview Melur untuk Firdaus Episode 26: Apakah Melur dan Haris Akan Bersama?
“Total ada tujuh sapi dan delapan kambing,” tuturnya.
Agus menerangkan, distribusi dilakukan melalui Pos Lanal dan Pos Polair di Pulau Panjang dan Pulau Sangiang. “Distribusi menggunakan perahu dari Lanal dan Polair,” ujarnya.*

















