BANTENRAYA.COM – Roti Gulacir bisa menjadi pilihan oleh-oleh asli dari Kabupaten Serang.
Roti yang dinamai sesuai nama daerah asalnya yakni Kampung Gulacir, disebut pernah dijadikan oleh-oleh bagi jamaah umroh yang pergi ke Mekkah.
Pemilik usaha Roti Gulacir Lulu Ratna Suwasti (29 tahun) mengatakan untuk di dalam negeri, Roti Gulacir telah merambah hingga ke Batam dan Papua yang kebanyakan pembelinya merupakan orang disekitar desa yang merantau ke luar kota.
“Alhamdulillah paling jauh ke Mekkah. Jadi orang umroh dari sini bawa roti di bagi ke orang disana. Kemarim juga nyampe ke Papua, Batam. Kalau penjualan belum kesana paling orang beli nanti dibawa kesana,” katanya saat ditemui di Kampung Gulacir, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Baca Juga: Penampakan Tempat Mengajar Geraldine Beldi, Penemu Jasad Eril
Meski demikian, penjualan Roti Gulacir miliknya saat ini baru menjangkau ke daerah Bojonegara dan Bogor.
Alasan kemasan jadi kendala dalam penjualannya keluar daerah.
Sebab, Lulu harus menambah biaya produksi jika dibungkus dengan kemasan yang kekinian.
Baca Juga: Lirik Lagu BTS Yet To Come Lengkap yang Jadi Trending
Sehingga keuntungan yang didapat juga tipis. Saat ini harga jual per biji dipatok sebesar Rp6.500.
“Awal jualnya Rp3.000 sekarang Rp6.500. Tadinya mau Rp7.000 tapi karena yang beli mayoritas orang sini jd Rp6.500 aja. Buat pembelian dari luar daerah semua disamakan,” jelasnya.
Dengan harga jual tersebut, setiap bulan Lulu mendapat omset hingga Rp7 juta.
Baca Juga: Daftar Pendapatan Pelawak Indonesia Tahun 2022, Bayaran Sule Bikin Melotot
Dengan jumlah pemesan terbanyak hingga 1 juta roti setiap minggunya.
Wanita dengan tiga anak ini bercerita bahwa usahanya ini telah dilakukan selama 80 tahun.
Dia merupakan generasi ketiga di keluarganya.
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Roti Gulacir ini pun hanya terdiri dari tepung terigu, gula merah dan margarin ditambah dengan resep rahasia keluarga.
Cara pembuatannya juga sederhana namun membutuhkan waktu yang lumayan lama.
Waktu menguleni adonan dibutuhkan 30 menit hingga 1 jam.
Lalu perlu didiamkan selama 1 hari hingga akhirnya di panggang dengan panggangan tradisional selama 3 menit saja.
Roti Gulacir memiliki dua varian rasa yakni gula merah dan gula putih atau original.
Roti dengan rasa manis dan aroma harum gula merah ini bisa bertahan selama 30 hari di suhu normal ruangan.
Namun tidak disarankan menyimpan didalam lemari es agar tetap menjaga teksturnya yang empuk.
Lulu juga berharap kedepannya Roti Gulacir bisa konsisten dipasarkan ke luar daerah minimal ke Jakarta dengan kemasan yang lebih menarik. Namun, untuk penjualan melalui marketplace diakuinya belum siap saat ini.
“Ingin pemasaran minimal ke Jakarta tapi ya itu kemasannnya harus menarik. Kalau jual belum lewat marketplace belum siap dapat pesanan banyak,” tambahnya. ***



















