BANTENRAYA.COM – Puluhan warga di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon tak lagi membuang air sembarangan atau Dolbon modol di kebon istrilah warga Banten.
Hal itu karena melalui program pembangunan Sarana dan Prasaran Lingkungan Rukun Warga Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) warga telah dibangunkan toilet.
Pembangunan sendiri diharapkan bisa merubah pola hidup sehat warga dengan membuang air pada tempatnya.
Warga RT 01 RW 04 Kelurahan Bagendung Naimah menyampaikan, sebeluk adanya bangunan toilet dari pemerintah, biasanya melakukan aktifitas memanfaatkan perkebunan yang ada di belakang rumahnya.
Baca Juga: Kumpulan Ide Nama Bayi Perempuan Berawalan Huruf Z Yang Terdiri Dari 3 Kata Lengkap Dengan Arti
“Sekarang sudah ada. Jadi semoga itu bermanfaat. Jadi tidak lagi BAB diluar rumah sembarangan,” jelasnya, Jumat 10 Juni 2022.
Naimah mengungkapkan, kebiasaan BAB sembarangan sudah dilakukan sejak lama. Hal itu bukan disengaja.
Tapi karena membangun infrastruktur sanitasi atau toilet tidak kurah untuk ukuran warga seperti dirinya yang masuk dalam program rumah tangga sasaran (RTS) atau data terpadu kesejahretaan sosial (DTKS).
“Kalau dibangunkan tentu itu sangat membantu. Bukan sengaja atau kebiasaan. Tapi membangun tempat buang air cukup lumayan, terutama penampungannya (Septictank),” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pokmas Bagendung Hambasi mengungkapkan, ada sebanyak 28 unit mandi cuci kakus (MCK) atau toilet yang dibangun.
“Ini tahap awal Insya Allah untuk MCK nantinya merata di semua RT yang ada di Kelurahan Bagendung,” paparnya.
Baca Juga: Pandeglang Berencana Adopsi Peraturan Bupati Pengelolaan Wisata Kabupaten Sleman
Adanya MCK atau toilet itu, tegas Hambasi, sesuai dengan yang sudah direncanakan dan sesuai dengan hasil musyawarah warga.
“Jadi intinya semoga ini nilai manfaatnya besar. Sebab, ini sekali lagi merupakan kebutuhan pembangunan warga,” imbuhnya.
Lurah Bagendung Eha Suleha menyatakan, intinya apa yang dibangun adalah dalam rangka meningkatkan indeks kesehatan. Dimana melalui kesehatan diharapkan kualitas kehidupan warga semakin meningkat.
“Semakin sehat masyarakat maka akan semakin produktif. Jadi tentu kesehatan menjadi satu variabel penting untuk kualitas kehidupan warga,” pungkasnya. ***



















