BANTENRAYA.COM – Gunung Anak Krakatau atau GAK di laut Selat Sunda, Lampung Selatan, terpantau mengeluarkan sinar api pada malam Hari Raya Idul Fitri.
Selain mengeluarkan sinar api, tingkat kegempaan GAK juga mengalami peningkatan dibanding dengan siang hari Minggu 1 Mei 2022, baik hembusan maupun kegempaan tremor harmonik.
Walaupun ada peningkatan aktivitas kegempaan, GAK yang berstatus level III siaga masih aman untuk jarak di luar radius 5 kilometer dari kawah aktif.
Dikutip Bantenraya.com dari website https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan hasil pengamatan Minggu 1 Mei 2022 pukul 00.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB aktivitas GAK sebagai berikut.
Baca Juga: Virus Hepatitis Misterius Merebak, Tiga Anak Meninggal Dunia di RSCM
Cuaca di sekitar gunung berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara. Suhu udara 26.5-29.2°C dan kelembaban udara 47 sampai 53 persen.
Secara visual gunung terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang dengan tinggi 25 meter sampai 150 m di atas puncak kawah.
Kemudian, secara visual CCTV gunung terlihat jelas dan teramati asap putih tipis-sedang tinggi lebih kurang 25 meter sampai 150 meter. Pada malam hari teramati sinar api tinggi lebih kurang 5 meter.
Untuk kegempaan, hembusan terjadi sebanyak 29 kali dengan amplitudo 11 sampai 29 milimeter dan durasi 10 detik sampai 132 detik.
Tremor Harmonik terjadi 7 kali dengan amplitudo 14 sampai 25 milimeter dan durasi 20 detik sampai 63 detik.
Baca Juga: Tewaskan Tiga Anak di Jakarta, Begini Ciri-Ciri Gejala Hepatitis Misterius
Sedangkan kegempaan low frekuensi terjadi 6 kali dengan amplitudo 10 milimeter sampai 47 milimeter dan durasi 7 detik sampai 12 detik.
Untuk kegempaan vulkanik dangkal terjadi 6 kali dengan amplitudo 18 milimeter sampai 30 milimeter dan durasi 7 detik sampai 15 detik dan vulkanik dalam terjadi 2 kali.
Sedangkan untuk tremor menerus atau microtremor terekam dengan amplitudo 1 milimeter sampai 50 milimeter. Keterangan lain nihil.
Baca Juga: Begini Kondisi Gunung Anak Krakatau Tanggal 1 Mei 2022, Terjadi 23 Kali Hembusan
Tingkat aktivitas GAK level III siaga dengan rekomendasi masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.***



















