BANTENRAYA.COM – Banyak dari orang yang berpuasa kehilangan pahal berpuasa dan hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja.
Hal itu, karena saat berpuasa sesoarang tidak mampu menahan hawa nafsu dan melakukan perbuatan yang dilarang dan bisa kehilangan pahala puasa.
Salah satu perbuatan yang paling sering tidak disadari oleh seseorang sehingga mengakibatkan kehilangan pahala puasa adalah perbuatan berbohong.
Berbohong menjadi satu diantara perbuatan yang dilarang dalam agama, sehingga hal itu bisa menghilangkan atau menggugurkan pahala puasa.
Baca Juga: Jadwal Sahur dan Buka Puasa Ramadhan ke 10 Wilayah Serang Banten, Selasa 12 April 2022
Dikutip BantenRaya.Com dari portal nu.or.id jika ada 3 hal perbuatan yang bisa membuat orang kehilangan pahala berpuasa, ketiganya
Dalam melaksanakan puasa Ramadhan, seorang Muslim tidak hanya dituntut untuk menjalankan semua kewajiban puasa.
Tetapi juga harus menjauhi hal-hal yang bisa menggugurkan pahala puasa.
Sebab, banyak orang yang berpuasa tapi hanya mendapat lapar dan dahaga, sementara pahalanya tidak ia peroleh.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadhan Hari Ke-10, Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya
1. Melakukan perbuatan dosa.
Berpuatan dosa yang dapat menggugurkan pahala puasa seperti menggunjing orang lain, melakukan adu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan berbuat sumpah palsu.
Sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi Muhammad saw dalam hadits berikut:
خمسٌ يُفطِرن الصّائِم: الغِيبةُ، والنّمِيمةُ، والكذِبُ، والنّظرُ بِالشّهوةِ، واليمِينُ الكاذِبةُ
Artinya: “Lima hal yang bisa membatalkan pahala orang berpuasa: membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu” (HR Ad-Dailami).
Baca Juga: Link Download Juz Amma MP3 Gratis, Cocok jadi Metode Hafalan Surat Pendek di Bulan Ramadhan
2. Riya
Berpuasa tapi dengan tujuan ingin mendapat pujian dari orang lain (riya) atau ibadah puasa yang dilakukan dirinya merasa lebih baik dari puasa yang dilakukan orang lain.
Selain bisa menggugurkan pahala puasa, sifat riya juga tergolong dalam perbuatan syirik. Rasulullah saw bersabda:
ومنْ صَامَ يُرائِي فقد أشرَكَ
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa namun ia riya, maka dia telah berbuat syirik.” (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Thabrani)
3. Berbuka puasa dengan mengkonsumsi makanan haram.
Orang yang berpuasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari bisa menjadi gugur pahalanya.
Dengan sebab berbuka puasa dengan makanan haram seperti makanan hasil curian atau sesuatu yang dihukumi najis dalam Islam.
Banyaknya orang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga sendiri juga ditegaskan Rasulullah SAW.
Baca Juga: Ratusan Massa Aksi KAMMI Jalan Mundur Menuju Gedung DPR RI
كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش
Artinya: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR An-Nasa’i).
Untuk itu, orang berpuasa diharapkan mampu bisa menahan segala perbuatan dosa dan sikap riya.
Sehingga orang berpausa dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, i’tikaf dan tadarus mengaji Al Quran.
Hal itu, semata agar orang berpuasa bisa menjaga amal dan pahala puasanya dengan melakukan perbuatan ibadah lainnya. ***

















