BANTENRAYA.COM – Jalan perumahan RS Pemda tepatnya menuju ke Blok C dan E, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, sudah banyak yang rusak.
Kerusakan terjadi lantaran sudah terlalu lama. Para pengguna jalan yang melintas, khususnya pengendara sepeda motor harus mengatur laju kecepatannya, dan memilah jalan yang masih mulus. Itu dilakukan untuk menghindari lubang.
Berdasarkan pantauan Banten Raya, permukaan jalan sudah banyak yang rusak. Bila diguyur hujan, mirip kubangan kerbau.
Baca Juga: Ketua DPRD Kota Serang Sebut Pelantikan Jumat Lalu Sebagai Pelantikan Paling Buruk
Salah seorang warga Perumahan RS Pemda, Robi, mengatakan, kerusakan jalan di Blok C dan E sudah lama.
“Itu udah lama, hampir setahun kayaknya,” ujar Robi, kepada Banten Raya, Senin 4 April 2022.
Tiap kali melintas, Robi mengaku khawatir terlebih pasca diguyur hujan. Permukaan jalan yang rusak akan tergenang air hujan.
Baca Juga: Warga Kota Serang Susah Cari Pertalite
“Risih, apalagi kalau abis hujan dan malam. Kan lubangnya ketutup air. Kadang saya juga minggir-minggir nyari yang bagus,” ungkap dia.
Menurut Robi, pemerintah daerah harus cepat turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan di lingkungan perumahannya.
“Kita sih pinginnya pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Apalagi yang saya tau aset jalannya sudah diserahkan ke Pemkot,” jelasnya.
Baca Juga: Pindah dari Pertamax, Pengendara Antre Beli Pertalite di Pandeglang
Kepala Kelurahan Banjarsari Roni Rohimat mengaku pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan pemeliharaan jalan di Blok C dan E Perumahan RS Pemda ke Pemkot Serang.
“Sudah saya ajukan, sabar mudah-mudahan tahun ini,” kata Roni Rohimat, kepada Banten Raya, kemarin.
Kata Roni Rohimat, warga Blok C dan E mengajukan permohonan bantuan pemeliharaan jalan, karena kondisinya sudah rusak.
Baca Juga: Mimbar Ramadhan: Raih Takwa! Jangan Sampai Ramadhan Hanya Menyisakan Dahaga
“Keluhannya ya jalan rusak,” ucap dia.
Roni Rohimat menjelaskan, rencananya pemeliharaan jalan mencapai ratusan meter. “In syaa Allah sekitar 500 meteran,” jelasnya.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang Dadan Priatna dihubungi melalui pesan chat WhatsApp (WA), Senin belum merespon. ***

















