BANTENRAYA.COM – Puasa Ramadhan 1443 Hijrah atau 2022 Masehi sudah didepan mata.
Namun umat muslim dan muslimah perlu tahu niat puasa Ramadhannya.
Simak baik-baik artikel ini menjelaskan tentang niat puasa Ramadhan sebulan penuh.
Baca Juga: Warganet Khawatir Wasit Tinju Azka Corbuzier vs Vicky Prasetyo Jadi Incaran Sang Gladiator
Niat menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah puasa Ramadhan.
Para ulama sepakat, bahwa niat merupakan satu di antara rukun puasa sehingga tak boleh ditinggalkan barang sekali pun.
Namun kadang kala manusia memiliki sifat lupa, sehingga niat puasa Ramadhan yang semestinya dilakukan setiap malam itu terlewat begitu saja, entah karena ketiduran atau keasikan berbincang dengan kawan karib.
Baca Juga: Sinopsis Pachinko Episode 4, Sunja Menikah dengan Isak Hingga Bertemu Kembali dengan Koh Hansu
Lupa membaca niat puasa berakibat fatal, karena puasa dianggap tidak sah jika dilakukan tanpa niat di waktu malamnya. Bila ini sampai terjadi, maka menahan lapar dan dahaga sepanjang hari akan berakhir sia-sia. Umat muslim dan muslimah wajib menggantinya di lain hari.
Untuk menghindari ketidaksahan puasa akibat kelalaian, umat Islam dapat melakukan niat puasa untuk sebulan penuh pada malam pertama Ramadhan.
Namun, sebagaimana dilansir NU Online, solusi ini tidak menafikan niat puasa Ramadhan saban hari. Sebab, niat puasa sebulan penuh ini hanya sebagai langkah antisipasi ketika suatu saat di hari ke berapa lupa tak melakukannya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Menantang Anaknya di Pertandingan Tinju Selanjutnya
Adapun niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta’ala.
Baca Juga: Link Nonton Resmi Siaran Ulang Pertandingan Tinju Azka Corbuzier vs Vicky Prasetyo
Artinya, “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”
Niat tersebut termaktub dalam kitab Sabil al-Huda karya KH Ahmad Idris Marzuqi-, salah seorang ulama Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Kiai Idris mendasari pandangannya itu dengan bertaqlid pada Madzhab Maliki yang membolehkan sekali niat puasa untuk sebulan penuh Ramadhan. Taqlid ini juga disebutkan dalam niat tersebut.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Menantang Anaknya di Pertandingan Tinju Selanjutnya
Sebagaimana diketahui, Madzhab Maliki berpandangan bahwa puasa selama sebulan Ramadhan bisa dianggap sebagai sebuah satu kesatuan ibadah. Dengan begitu, satu kali niat untuk satu bulan penuh puasa Ramadhan sudah dianggap cukup.
Meskipun begitu, Kiai Idris menekankan bahwa niat puasa untuk sebulan hanya bentuk antisipasi. Niat puasa Ramadhan seperti pada umumnya juga harus tetap dibaca setiap malam. ***
Sumber: nu.or.id



















