BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin menemui massa aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Serang yang menggelar aksi di depan gerbang Puspemkot Serang, Kota Serang, Senin 14 Maret 2022.
Walikota Serang Syafrudin menggelar audiensi dan menyampaikan 11 hal yang menjadi tuntutan mahasiswa IMM Serang dalam aksinya.
Tuntuan pertama dari mahasiswa adalah agar Walikota Serang mengusut tuntas banjir bandang Kota Serang yang terjadi tanggal 1 Maret 2022.
Baca Juga: Sempat Berupaya Bunuh Diri, Pelaku Pencabulan di Kabupaten Serang Meninggal di Rumah Sakit
Menanggapi hal ini, Syafrudin mengaku pihaknya sudah berjuang bersama seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan, termasuk unsur TNI Polri, partai politik, pihak swasta, organisasi mahasiswa.
Kemudian juga organisasi kepemudaan, ormas, komunitas, dan masyarakat melakukan penanggulangan banjir, bahkan hingga pasca banjir terjadi Pemkot Serang terus berusaha melakukan penanganan banjir.
Ia mengakui bahwa upaya yang sudah dilakukan belum maksimal, lantaran terdampak banjir bandang Kota Serang cukup luas.
Baca Juga: 8 Perkara yang Bisa Dikerjakan Agar Mendapat Ampunan Allah SWT di Bulan Ramadhan, Bukan Hanya Puasa
“Dari hari pertama pemerintah sudah berjuang, termasuk bersama TNI dan Polri ikut berjuang,” katanya.
“Tapi sebesar apapun yang sudah kita berikan tentunya masih kurang, karena masyarakat yang kita tangani bukan satu kampung, tapi banyak tersebar di enam kecamatan,” ujar Syafrudin.
Ia mengajak kekurangan ini menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa.
Baca Juga: China Catat Kasus Covid-19 Lebih Tinggi Dibanding 2021
Pemkot Serang berjanji bertanggungjawab menangani masyarakat Kota Serang yang menjadi korban banjir hingga tuntas.
“In syaa Allah atas nama pribadi dan pemerintah saya bertanggung jawab. Kita melakukan apa yang kita bisa sampai hari ini masih kita tangani,” akunya.
Kata Syafrudin, Sungai Bibanten dalam waktu dekat akan segera dinormalisasikan, sehingga banjir tidak lagi terjadi di Kota Serang, dan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Arti BL yang Sebenarnya, Bahasa Gaul Populer yang Sedang Viral di Media Sosial
“In syaa Allah Cibanten paling lambat Tahun 2023 ini sudah dinormalisasi,” jelas dia.
Syafrudin mengaku pihaknya, menerima segala bentuk masukan dan kritik yang disampaikan oleh mahasiswa, bahkan ia juga siap bertanggung jawab atas bencana yang melanda di Kota Serang.
“Saya siap bertanggung jawab atas beberapa masukan-masukan yang disampaikan pada hari ini,” tuturnya.
Baca Juga: Raja Batu Bara Rusia Andrei Melnichenko: Dunia Hadapi Krisis Pangan Dampak Perang Rusia vs Ukraina
Menurut Syafrudin, masyarakat juga masih perlu diberikan sosialisasi kaitannya kesadaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat dan aturan pembangunan rumah di sempadan sungai.
“Ini perlu kami tertibkan mulai hari ini sampai seterusnya,” tegas Syafrudin.
Terkait AMDAL dan ANDAL, pokoknya Satker akan membuat normalisasi Sungai Cibanten dan akan membongkar Bangli di sepanjang sempadan Cibanten.
Baca Juga: Ini Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang benar dan Lengkap tulisan Arab, Latin, Beserta Artinya
Tak hanya itu, kata Syafrudin, Pemkot Surabaya pun siap menanggung beban pengobatan korban banjir, dan menggratiskan biaya untuk pembuatan dokumen korban banjir yang rusak dan hilang.
“Ini sudah pasti. Kami tanggung jawab surat hilang, ijazah, surat tanah, dokumen tidak ada pungutan sepeser pun,” terang Syafrudin.
Syafrudin pun mengaku pihaknya telah memberikan proses mitigasi bencana kepada masyarakat Kota Serang.
Baca Juga: Cara Buka Bungkusan GoFood yang Pakai Kabel Ties Saat Tidak Ada Gunting atau Pisau
“Kita sudah memberikan sosialisasi ke masyarakat berupa gladi simulasi kebencanaan,” pungkas dia. ***


















