BANTENRAYA.COM – Anggota Fraksi Kebangkitan Demokrat atau Fraksi NasDem PKB DPRD Cilegon Sanudin menilai sikap Anggota DPR RI Dedi Mulyadi melampaui batas kewenangan atau overlapping.
Menurut Sanudin, Dedi Mulyadi sudah bertindak di luar kewenangan dengan menyemprot Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Purwakarta.
Bahkan, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Purwakarta malah seolah diplonco Dedi Mulyadi dengan diperintahkan pungut sampah sepanjang jalan dan menaiki truk sampah.
Baca Juga: Buruan Daftar! Webinar Persiapan Pendaftaran Akpol 2022, Kupas Tuntas dan Tips Agar Lulus Seleksi
Ia menjelaskan, secara tugas pokok dan fungsi, anggota DPRD itu jelas. Jika narasi yang disampaikan turun kelapangan memang wadahnya itu reses.
“Overlapping. Kalau narasinya turun kelapangan dewan ada wadahnya ya itu reses, secara tupoksi dewan jelas di tiga fungsi,” katanya kepada Bantenraya.com mengomentari sikap Dedi Mulyadi, Selasa 30 November 2021.
Sanudin menyatakan, jika waktu luang dipakai main catur tak masalah yang terpenting tidak mencuri waktu bekerja sebagai wakil rakyat.
Baca Juga: Sukses Dorong Produktivitas, Pendapatan PLN Naik Jadi Rp212,8 Triliun
Jika dinilai salah apa yang dilakukan maka ada Badan Kehormatan (BK) DPRD yang akan menangani.
“Soal waktu luang dipakai main catur. Tapi ini (kondisi di DPRD Purwakarta) waktu luang tidak mencuri waktu kerja. Lagian ada BK yang melakukan penilaian,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Purwakarta Dias Rukmana Praja, Wakil Ketua Komisi III Asep Abdullah, dan anggota Komisi III Hidayat disemprot Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dalam akun YouTube Kang Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Kejari Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana dari Bong Hingga Kosmetik
Usai puas menyemprot dan memberikan nyinyiran kepada Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Purwakarta, Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengajak turun ke lapangan.
Saat di lapangan, dirinya mengajak Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta mengunjungi depo sampah yang tidak lagi produksi.
Tidak hanya itu, usai melihat depo, Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Purwakarta diminta ikut dengan dirinya naik mobil sampah yang tengah beroperasi membersihkan sampah jalanan.
Baca Juga: Lanjutan Liga 2 Perserang vs Badak Lampung, Andalkan Teknik di Laga Terakhir
Dikutip Bantenraya.com pada Senin 29 November 2021 dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, dalam videonya itu Dedi menyatakan, jika sudah nasib para anggota dewan yang asyik main catur ikut dalam mobil sampah bersama para pengangkut sampah.
“Turun dong bos. Ini Nasib anggota dewan yang main catur,” kata Dedi dalam video bersama dewan naik mobil sampah.
“Sekarang negrasian duduk sama mereka (menunjuk para pekerja sampah), honor kecil,” lanjutnya.
Baca Juga: Korupsi Uang BLT Rp90 Juta, Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak Masuk Bui
Mengobati rasa malunya, sembari bercanda dalam video itu salah satu dewan menyatakan sudah biasa. Sebab, dirinya juga orang kampung.
“Biasa seperti ini kita kan orang kampung,” ucap salah satu dewan.
Dedi lantas menyatakan, jika para anggota DPRD turun maka akan mengetahui permasalahan sebenarnya, sehingga bisa menegur kepala dinas setempat menyelesaikan.
“Turun dong bos, ini biar tahu permasalahan, jika ada masalah maka bisa tegur kepada dinasnya.
Tidak selesai disitu, saat truk sampah melintasi jalan yang banyak sampah, Dedi lantas meminta Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Purwakarta untuk pungut sampah yang ada di jalan.
“Turan pak ambilin, sekali sekali ambil sampah, turun pak,” tegur Dedi meminta para anggota dewan itu mengambili sampah.
Baca Juga: Erigo Kembali Keliling Dunia, Kini Negara Turki yang Disentuh
“Para anggota dewan yang terhormat ini biar tahu susahnya hidup,” lanjutnya.
Dedi bahkan, melarang para petugas sampah membantu para dewan yang tengah membersihkan sampah tersebut.
“Biarin pak jangan dibantu,” ujar Dedi. ***




















