• Kamis, 20 Januari 2022

Korupsi Uang BLT Rp90 Juta, Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak Masuk Bui

- Senin, 29 November 2021 | 19:57 WIB
Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak diperlihatkan di Mapolres Lebak karena korupsi Uang BLT , 29 November 2021 (Hudaya/Bantenraya)
Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak diperlihatkan di Mapolres Lebak karena korupsi Uang BLT , 29 November 2021 (Hudaya/Bantenraya)

BANTENRAYA.COM  - Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak, AU (49) resmi menyandang status tersangka dan masuk bui karena korupsi uang BLT. 

Mantan Kepala Desa Pasindangan Lebak ini korupsi uang BLT yang bersumber dari dana desa milik 100 kepala keluarga (KK) di Desa Pasindangan dengan total Rp90 juta. 

Tersangka korupsi uang BLT untuk biaya kampanyenya dalam Pilkades Lebak belum lama ini. Kepala Desa Pasindangan Lebak ini pun tampak menyesal melakukan perbuatan tercela ini.

Baca Juga: Pasar Rangkasbitung Disisir Petugas dan Cari Pedagang Belum Divaksin

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak, AKP Indik Purnomo kepada Banten Raya dalam ekpose kasus mengatakan, sebelum menetapkan AU sebagai tersangka, pihaknya telah memeriksa tiga saksi yang di antaranya dua perangkat desa serta seorang warga penerima BLT yang haknya digelapkan AU. 

Selain itu, AKP Indik menginformasikan jajarannya telah mengamankan barang bukti berupa buku tabungan Bank Bjb milik Desa Pasindangan serta sejumlah barang  bukti yang berkaitan dengan data penerima dana BLT dari dana desa.

Baca Juga: Pandemi Hantam Pelaku Jasa Konstruksi di Banten 

"Dana BLT sebesar Rp 90 juta tersebut diambil tersangka sebanyak tiga tahap dari kepala seksi ekonomi dan pembangunan (Ekbang) Desa Pasindangan. Kasi Ekbang tidak terlibat karena dirinya hanya mendapat perintah mengambil uang BLT dari bank yang ternyata oleh AU tidak diserahkan kepada penerima BLT," terang AKP Indik. 

Tersangka AU yang berhasil diwawancara, membenarkan sebagian dana BLT adalah milik 100 warganya sebesar Rp 90 juta. AU menaku menggunakan dana untuk kampanyenya dalam Pilkades Pasindangan. Sedangkan sebagiannya digunakan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur desa.

Baca Juga: Kesal Jalan Kabupaten Rusak, Seribuan Warga Kecamatan Panggarangan Lebak Unjuk Rasa 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Lebak Kembali Berlakukan WFO 50 Persen

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:52 WIB

Ketua Gapensi Lebak Bantu Dana Untuk FPTI Lebak

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:42 WIB

Baru Saja! Bayah Diguncang Gempa Magnitudo 5.4,

Senin, 17 Januari 2022 | 08:57 WIB

325 KM Jalan Kabupaten di Lebak Dalam Kondisi Rusak

Rabu, 12 Januari 2022 | 07:34 WIB

Pasar Mitra Tani di Lebak Diserbu Pengunjung

Jumat, 7 Januari 2022 | 11:00 WIB
X