• Kamis, 20 Januari 2022

Sukses Dorong Produktivitas, Pendapatan PLN Naik Jadi Rp212,8 Triliun

- Senin, 29 November 2021 | 22:26 WIB
Kantor Pusat PT PLN (Persero). Tahun ini, PT PLN (Persero) mencatat kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp212,8 triliun (unaudited) atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020. (Dokumentasi PT PLN)
Kantor Pusat PT PLN (Persero). Tahun ini, PT PLN (Persero) mencatat kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp212,8 triliun (unaudited) atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020. (Dokumentasi PT PLN)

BANTENRAYA.COM – Di tengah momen perbaikan ekonomi pascapandemi Covid-19, PT PLN (Persero) berhasil mencetak kinerja positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp212,8 triliun (unaudited).

Nilai pendapatan PLN iti naik 4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp204,7 triliun.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi menuturkan, pencapaian kinerja positif perseroan ini ditunjang sejumlah langkah inovasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan melalui program transformasi PLN.

Baca Juga: DPRD Purwakarta Diplonco Suruh Pungut Sampah, Dedi Mulyadi: Ini Nasib Anggota Dewan yang Main Catur

Hal ini membuat PLN sukses meningkatkan penjualan tenaga listrik dan menjaga Beban Pokok Penyediaan (BPP) tetap stabil.

Ditambah faktor eksternal berupa apresiasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seiring dengan membaiknya perekonomian nasional.

"Sejumlah strategi perseroan untuk meningkatkan penjualan tenaga listrik dan efisiensi operasional terbukti mampu mengerek kinerja perseroan pada triwulan III-2021," ungkap Agung, Senin 29 November 2021.

Baca Juga: Nyinyiri Komisi III DPRD Purwakarta, Dedi Mulyadi: Sepatu Mengkilap, Perut Buncit dan Rambut Kelimis..

Dari sisi BPP tenaga listrik, keberhasilan efisiensi dengan program transformasi yang dijalankan PLN sejak awal 2020 juga memberikan dampak positif bagi perusahaan.

Realisasi BPP triwulan III-2021 menurun sebesar 1 persen atau setara dengan Rp10 per kilo Watt hour (kWh), dari semula sebesar Rp 1.355 per kWh di triwulan-III 2020 menjadi Rp 1.345 per kWh.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bazar Picu Penjualan di 3Second Family Store Cilegon

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:30 WIB

XL7 Rajai Penjualan Suzuki Cilegon

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:25 WIB

Minuman Cokelat Halloween Jadi Favorit Konsumen

Kamis, 20 Januari 2022 | 07:00 WIB

DPR RI Sahkan RUU IKN Menjadi Undang-Undang

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:45 WIB

Bank bjb Optimis Tatap Tahun 2022 Lebih Cerah

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:05 WIB

4 Unit Honda CB150X Terjual di Astra Motor Cilegon

Selasa, 18 Januari 2022 | 06:30 WIB

Bibit Pohon Tin Bisa Didapat Mulai Rp35.000

Selasa, 18 Januari 2022 | 06:09 WIB
X