BANTENRAYA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menyiapkan 649.780 tempat duduk untuk melayani mobilitas masyarakat selama libur panjang Isro Miraj.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, KAI juga mengoperasikan kereta tambahan dengan total penambahan 45.791 tempat duduk, terdiri dari 34.287 tempat duduk kelas eksekutif dan 11.504 tempat duduk kelas ekonomi.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, kesiapan ini mendukung kelancaran perjalanan pelanggan yang memanfaatkan kereta api untuk berlibur, bersilaturahmi, maupun mengunjungi berbagai destinasi wisata di sejumlah kota tujuan.
BACA JUGA: Cerita Asran Amani, Bisnis Bakso Cuanki di Kota Serang Bisa Kantongi Omzet 18 Juta Per Hari
“Hingga 13 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah mencapai 347.381 tiket dengan tingkat okupansi 53,46 persen,” kata Anne dalam keterangan resminya dikutip Bantenraya.com, Rabu 14 Januari 2025.
Ia melanjutkan, capaian tersebut menunjukkan minat perjalanan yang terus terjaga sejak awal periode libur, seiring kereta api menjadi moda transportasi pilihan yang nyaman dan terjadwal.
“Pergerakan pelanggan tercatat berlangsung merata setiap harinya. Pada 15 Januari tercatat 101.470 tiket terjual, selanjutnya 16 Januari 2026 85.971 tiket, 17 Januari 2026 mencapai 60.052 tiket, dan 18 Januari 2026 99.888 tiket,” paparnya.
BACA JUGA: Ratusan Guru di Pandeglang Antusias Ikuti Pelatihan Menulis yang Digagas PGRI dan Harian Banten Raya
Anne menilai, pola ini mencerminkan aktivitas perjalanan yang meningkat menjelang akhir pekan libur panjang.
“Penambahan kapasitas ini memberikan fleksibilitas perjalanan sekaligus menjaga keandalan layanan di lintas-lintas favorit,” paparnya.
Selama periode libur panjang ini, relasi dengan volume pelanggan tertinggi didominasi rute menuju kota wisata dan pusat budaya, mayoritas adalah wisatawan yang hendak pergi ke Yogjakarta.
Berikut ini adalah rute perjalanan terfavorit meliputi Yogyakarta – Gambir 6.764 pelanggan, Gambir -Yogyakarta 6.469 pelanggan.
Lalu Lempuyangan – Pasar Senen 5.244 pelanggan, Pasar Senen – Lempuyangan 4.829 pelanggan, serta Bandung – Yogyakarta 3.004 pelanggan.
Hal ini menunjukkan bahwa tingginya pergerakan pada relasi-relasi tersebut turut memperkuat akses masyarakat menuju destinasi wisata, pusat kuliner, dan kawasan budaya.
“Konektivitas berbasis rel memberikan kemudahan perjalanan yang berdampak pada aktivitas ekonomi di daerah tujuan selama libur panjang,” tuturnya.
“KAI terus memantau dinamika perjalanan pelanggan dan memastikan layanan berjalan selaras dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata Anne. ***
















