BANTENRAYA.COM – Harga cabai rawit merah dan bawang merah di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang melonjak.
Kenaikan harga bawangd an cabai rawit merah terjadi karena permintaan meningkat selama Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Memang harga cabai orange (cabai rawit merah-red) sama bawang merah lagi naik. Mungkin lagi maulid,” ujar Haeriah, penjual sayuran di Pasar Badak, Minggu 6 Oktober 2024.
Baca Juga: Curi Motor di Kota Serang, Pelaku Duel dengan Warga dan Hasilnya…….
“Untuk harga cabai orange dari harga Rp 40 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Bawang merah tadinya Rp 23 ribu per kilogram, sekarang Rp 25 ribu per kilogram,” katanya.
Haeriah mengatakan, kenaikan harga cabai, dan bawang merah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kenaikan terjadi karena stoknya berkurang.
“Naiknya baru empat harian. Stok mah masih ada, tapi tinggal sedikit lagi,” ujarnya.
Baca Juga: Masjid di Kronjo Rela Ditutup Pakai Terpal Akibat Debu dari Truk Tanah yang Beroprasi
Haji Uci menuturkan, harga kedua komoditas tersebut naik, karena pasokan dari petani berkurang. Sementara pembeli meningkat.
“Stok cabai sama bawang merah ada, tapi tidak banyak. Kenapa harganya naik, mungkin banyak yang beli,” tuturnya.
Kata dia, kenaikan harga cabai merah, dan bawang merah terjadi di tingkat distributor sayuran. Sebab, kedua harga tersebut dari petaninya sudah naik.
Baca Juga: Dimyati Natakusumah Minta Kader PKS Jadi Corong Kemenangan Andra Soni-Dimyati
“Saya kan dikirim sama agen sayuran. Katanya, harga cabai sama bawang merah dari petaninya lagi naik,” katanya.
Kepala UPT Pasar Badak Diskoperindag UMKM Kabupaten Pandeglang, Asep Dede M Akip membenarkan, berdasarkan hasil monitoring petugas, harga cabai rawit merah, dan bawang merah tengah mengalami kenaikan.
Hal itu terjadi karena stok kebutuhan kedua komoditas semakin menipis.
Baca Juga: Telkomsel Sukses Uji Coba Biometrik di GraPARI, Data Pribadi Semakin Aman
“Hasil cek lapangan, yang naik hanya harga cabai rawit merah sama bawang merah,” terangnya. ***



















