BANTENRAYA.COM – Partai Nasional Demokrat atau Nasdem Kota Serang sudah mengerucutkan 3 besar bakal calon atau Balon Walikota Serang.
Tiga nama Balon Walikota Serang masuk tiga besar berdasarkan hasil survei Partai Nasdem Kota Serang.
Dari tiga nama Balon Walikota Serang itu, nantinya hanya satu nama Balon Walikota Serang yang bakal mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem Kota Serang.
Baca Juga: Libur Sekolah, Pemprov Banten Incar Kunjungan 500 Ribu Wisatawan
Perihal tiga besar Balon Walikota Serang ini disampaikan Ketua DPD Partai Nasdem Kota Serang Roni Alfanto, Senin 24 Juni 2024.
Sekadar diketahui, ada 12 nama kandidat Walikota Serang yang mendaftarkan penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota di Partai Nasdem Kota Serang.
Roni Alfanto mengatakan, seluruh tahapan sudah dilaksanakan termasuk survei Balon Walikota Serang.
Baca Juga: Promosi Judol di Instagram 5 Selebgram di Banten Dibui, Salah Satunya Artis
“Surveinya kita sudah ada dan surveinya sudah dikaji insyaa Allah tunggu waktunya. Rekom akan kami berikan ke salah satu yang daftar di penjaringan,” ujar Roni, kepada Bantenraya.com.
Ia menuturkan, saat ini sudah ada tiga nama Balon Walikota Serang yang masuk tiga besar, namun ia masih merahasiakan ketiga Balon Walikota Serang yang lolos tiga besar itu.
“In syaa Allah antara dua besar dan tiga besar teman-teman sudah tahu salah satunya,” ucap dia.
Roni merencanakan pengumuman rekomendasi Partai Nasdem untuk satu Balon Walikota Serang masih menunggu momentum yang tepat.
“Kalau politik itulah momentum. Kalau momentumnya sudah saatnya kita umumkan akan kita umumkan,” katanya.
Ia mengungkapkan, tiga nama Balon Walikota Serang yang masuk tiga besar ini sudah tidak asing di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Lantik 32.949 Petugas Pantarlih, Ketua KPU Provinsi Banten Titip Pesan Khusus
“Yang jelas yang daftar di situ dan in syaa Allah namanya di antara tiga besar yang beredar,” ungkap Roni.
Roni menerangkan, selain tiga besar Balon Walikota Serang, ada tiga besar Balon Wakil Walikota. Dari tiga Balon Wakil Walikota itu ada nama kader internalnya.
“Dari internal ada wong sebagai wakil. Ini kita bicara wali. Kalau wakil in syaa Allah dari internal ada,” terang dia.
Baca Juga: PPDB SMP Dibuka Online, Orang Tua Siswa di Pandeglang Banyak yang Gaptek
Ia mengaku pihaknya tidak melakukan pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota, karena untuk menentukan pasangan itu perlu chemistry.
“Jadi kalau untuk pasangan itu perlu chemistry. Jadi ketika kita pasang-pasangkan itu kita lihat dulu apakah chemistrynya nyambung atau tidak,” ucapnya.
“Kalau tidak nyambung berarti kita masih evaluasi yang jelas satu nama wali kita sudah punya,” pungkasnya. ***



















